InfoMatoa, (Jayapura) | PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku mendorong budaya sadar bencana sejak dini. Mereka menjalankan misi tersebut melalui unit Aviation Fuel Terminal (AFT). Pihaknya melaksanakan program sekolah siaga dan tanggap bencana bagi para siswa.
Manager AFT Babullah Winaryanto menyampaikan keterangan tersebut di Jayapura pada Jumat. Beliau menekankan pentingnya menanamkan kesiapsiagaan sejak usia sekolah. Hal ini merupakan langkah strategis untuk membangun ketangguhan masyarakat. Terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan bencana.
“Pada Kamis (15/1), kami menyasar sekolah di wilayah kerja Pertamina yakni Ternate,” katanya.
Mitigasi di Wilayah Rawan Bencana
Babullah menilai kesiapsiagaan sejak dini menjadi langkah krusial bagi masyarakat. Hal ini bertujuan agar warga lebih tangguh menghadapi potensi bencana.
“Wilayah kerja kami memiliki karakteristik rawan gempa bumi dan erupsi gunung api. Selain itu, terdapat ancaman banjir dan tanah longsor. Karena itu, edukasi mitigasi bencana menjadi sangat penting,” ujarnya.
Program tersebut bertujuan memberikan pemahaman dasar mengenai jenis-jenis bencana kepada siswa. Selain itu, mereka mempelajari langkah penyelamatan diri yang tepat. Materi mencakup tindakan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi.
“Kami memulai kegiatan ini di Kota Ternate. Sasaran utamanya adalah siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Swasta Fathul Munir,” katanya lagi.
Edukasi Interaktif dan Fasilitas Keselamatan
Sebanyak 66 siswa mengikuti edukasi interaktif tersebut secara antusias. Pertamina mengemas kegiatan melalui simulasi evakuasi mandiri dan praktik dasar penyelamatan diri. Pihaknya juga menyelipkan permainan edukatif kebencanaan agar siswa mudah mengingat materi.
Selain edukasi, Pertamina juga memperkuat fasilitas pendukung di lingkungan sekolah tersebut. Langkah ini memastikan kesiapan infrastruktur saat menghadapi kondisi darurat.
“Kami juga berkontribusi meningkatkan infrastruktur keselamatan sekolah. Kami membangun jalur evakuasi dan memasang rambu keselamatan. Selain itu, kami menetapkan titik kumpul untuk mendukung kesiapsiagaan,” ujarnya.
[Red]









