Ratusan Warga Waropen Gelar Aksi Tuntut Perombakan Pejabat dan Transparansi Keuangan Daerah

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Waropen) | Puluhan warga membentuk Gerakan Masyarakat Peduli Pembangunan Waropen. Mereka menggelar aksi penyampaian aspirasi di Kantor DPRK Waropen, Jum’at (9/1). Septian Yenusi memimpin langsung aksi massa tersebut. Massa menuntut Pemerintah Kabupaten Waropen segera mengevaluasi pejabat strategis. Selain itu, mereka meminta pemerintah menyelesaikan utang daerah. Selanjutnya, warga mendesak adanya keberpihakan bagi orang asli Waropen.

Massa mulai berkumpul di bekas Pasar Urfas sejak pukul 10.55 WIT. Lokasi tersebut berada tepat di Distrik Urei Faisei. Kemudian, empat unit kendaraan mengangkut massa menuju Kantor DPRK Waropen. Mereka tiba pada pukul 11.28 WIT untuk memulai orasi.

Aspirasi Rakyat dan Nasib Tenaga Honorer

Sejumlah pejabat daerah turut menghadiri aksi penyampaian aspirasi ini. Wakil Ketua III DPRK Simson Boari dan Plh Sekda Bob Wariori hadir di lokasi. Selain itu, jajaran kepala OPD dan tokoh adat juga menyaksikan jalannya aksi.

Koordinator Aksi Kristofel Maniburi menegaskan aksi ini murni lahir dari keresahan rakyat. Hal ini berkaitan erat dengan nasib tenaga honorer K2. Pasalnya, pembangunan daerah saat ini sedang mengalami stagnasi serius. Beliau juga menolak anggapan bahwa pihak tertentu mensponsori gerakan rakyat ini.

Baca Juga :  IMO-Indonesia Harap Polri Makin Terbuka di Bawah Kepemimpinan Baru

Perwakilan honorer Yusak Sawaki turut menyampaikan rasa kecewa yang mendalam. Ia belum mendapat kepastian status meskipun sudah lama mengabdi. Oleh karena itu, ia meminta pemerintah segera menepati janji. Pemerintah harus menambah kuota 200 orang khusus untuk anak asli Waropen.

Tuntutan Transparansi Keuangan dan Pembangunan Pasar

Sementara itu, aparat kampung Tonial Maniburi menyoroti lemahnya realisasi pembangunan fisik. Ia meminta pemerintah daerah bersikap jujur dan terbuka kepada rakyat. Selanjutnya, Septian Yenusi menyoroti tajam kebijakan pemotongan TPP pegawai. Ia mendesak transparansi penuh atas pengalihan dana hasil pemotongan tersebut.

Massa juga mendesak pemerintah membangun kembali Pasar Urfas yang terbakar. Kebakaran pasar tersebut telah terjadi sejak Maret 2025 silam. Menanggapi hal itu, Simson Boari menerima seluruh aspirasi masyarakat. DPRK tetap berkomitmen memperjuangkan pembangunan pasar dan kuota K2 tersebut.

Baca Juga :  Musyawarah Lokal ke-X ORARI Kota Jayapura Tekankan Sinergi dengan Pemerintah

Rencana Audit dan Penataan Birokrasi 2026

Saat ini, pemerintah menyiapkan anggaran Rp4 miliar untuk pembangunan pasar. Namun, persoalan lahan masih menghambat proses pembangunan fisik di lapangan. Plh Sekda Bob Wariori menjelaskan rencana penataan birokrasi tahun 2026. Pemerintah sedang mempersiapkan proses pelelangan berbagai jabatan strategis.

Selanjutnya, BPKP Provinsi Papua akan segera mengaudit utang daerah. Audit tersebut mencakup penggunaan anggaran sepanjang tahun 2024–2025. Massa menyerahkan pernyataan sikap secara resmi pada pukul 13.18 WIT. Akhirnya, mereka membubarkan diri dengan tertib pada pukul 13.33 WIT.

Massa membawa enam tuntutan utama kepada pihak pemerintah daerah. Salah satunya adalah pergantian Kepala BKAD serta Kepala Bappeda. Jika pemerintah tidak menindaklanjuti tuntutan ini, massa akan kembali. Mereka mengancam akan melakukan gerakan aksi yang jauh lebih besar. [Red]

BERITA LAINNYA

Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Pasar Ikan Fandoi di Biak Numfor, Borong Ikan Baronang dan Panjang
Dua Nelayan Asal Jayapura Hanyut, Pencarian Diperluas Hingga Perairan Papua Nugini
Kecelakaan Laut di Perairan Saireri, Sembilan Penumpang Speed Boat Selamat Berkat Respons Cepat Satpolairud Polres Waropen
Natal Bersama FSP-ASN Jayapura, Wabup Haris Apresiasi Loyalitas Pensiunan
Dapur Nasional Polda Papua Jadi Garda Depan Pemenuhan Gizi Pelajar
Guru Se-Kabupaten Jayapura Geruduk Kantor DPR, Tagih Hak Gaji ULP hingga Tunjangan Profesi yang Belum Dibayar
Dukung Asta Cita Presiden, Polda Papua Gelar Panen Raya Jagung Serentak di Koya Barat
Membangun Masa Depan dari Dapur: Misi Humanis Polda Papua Nutrisi Generasi Emas Bumi Cenderawasih
Berita ini 5 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:33 WIT

Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Pasar Ikan Fandoi di Biak Numfor, Borong Ikan Baronang dan Panjang

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIT

Dua Nelayan Asal Jayapura Hanyut, Pencarian Diperluas Hingga Perairan Papua Nugini

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:10 WIT

Kecelakaan Laut di Perairan Saireri, Sembilan Penumpang Speed Boat Selamat Berkat Respons Cepat Satpolairud Polres Waropen

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:34 WIT

Natal Bersama FSP-ASN Jayapura, Wabup Haris Apresiasi Loyalitas Pensiunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:23 WIT

Dapur Nasional Polda Papua Jadi Garda Depan Pemenuhan Gizi Pelajar

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!