InfoMatoa, (Dogiyai) | Kontingen pelajar SMA/SMK Kabupaten Dogiyai berhasil meraih juara umum Festival Budaya Pelajar Papua Tengah 2025 yang digelar di Lapangan Bandara Lama Nabire pada 3–6 September 2025. Ajang tahunan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah ini diikuti perwakilan pelajar dari delapan kabupaten.
Perjalanan kontingen Dogiyai menuju Nabire tidak mudah. Mereka harus berjalan kaki sejauh empat kilometer melewati jalur longsor di Kilometer 141–138 sebelum melanjutkan perjalanan dengan kendaraan. Meski menghadapi hujan dan medan berat, semangat mereka tidak surut.
Penampilan sendratari berjudul Onehai Mogehai, yang mengangkat tradisi suku Mee dari Mapiha, Dogiyai, berhasil memukau dewan juri. Guru pendamping Fransiska Tagi dan Benediktus Goo menegaskan bahwa kontingen datang bukan untuk mengejar juara, melainkan memperkenalkan budaya asli Dogiyai.
“Namun ketika disebut sebagai juara umum, kami sangat bangga,” ujar Goo.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dogiyai, David Goo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung keberhasilan ini. Ia menegaskan bahwa kontingen Dogiyai selanjutnya akan mewakili Papua Tengah di ajang tingkat nasional di Yogyakarta.
Prestasi ini menjadi bukti semangat dan dedikasi pelajar Dogiyai dalam melestarikan budaya lokal, sekaligus mengharumkan nama daerah di kancah nasional. [Red]









