InfoMatoa, (Nabire) | Badan Musyawarah Adat (BMA) Papua Tengah mendeklarasikan dua Program Strategis Nasional (PSN), yakni Koperasi Merah Putih (KMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG), di Kampung Nifasi dan Makimi, Kabupaten Nabire. Kegiatan ini diikuti ratusan warga setempat.
Dilansir dari Tribun-Papua.com, Ketua BMA Papua Tengah Melkisedek F. I. Rumawi menegaskan KMP bukanlah milik pribadi atau kelompok tertentu, melainkan milik bersama sebagai wadah membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
“Tujuannya agar kita dapat mengatasi tantangan, maupun membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan bahwa program MBG merupakan bentuk kepedulian nyata pemerintah pusat terhadap anak-anak di wilayah tersebut.
“Anak-anak adalah masa depan kita, untuk itu dengan memberikan mereka makanan dan nutrisi yang baik, maka mereka dapat tumbuh cerdas, dan kuat,” tandasnya.
BMA juga mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban demi kelancaran seluruh program pembangunan.
“Saya berharap semangat persatuan ini terus menyala, dan mari kami terus tunjukan bahwa kita mampu untuk bangkit, dan mandiri,” kata Melkisedek.
Dalam kesempatan itu, BMA Papua Tengah membagikan ratusan paket sembako berisi beras, mie instan, susu, daun teh, telur, kopi, dan kebutuhan lainnya kepada warga. Lusia Rumawi, salah seorang penerima manfaat di Kampung Nifasi, mengucapkan terima kasih.
“Yang pasti bagi semuanya sangat bermanfaat bagi kami. Jadi sekali lagi terima kasih,” ujarnya.
Sekretaris Bamuskam sekaligus tokoh adat Kampung Makimi, Yos Romawi, juga menyampaikan apresiasi. Menurutnya, program pemerintah pusat ini sangat baik dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat.
[Red]









