InfoMatoa, (Nabire) | Kabupaten Nabire, Ibu Kota Papua Tengah yang baru dimekarkan pada 2022, kini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Letaknya yang strategis membuat banyak orang berdatangan untuk membangun sektor ekonomi di daerah ini.
Namun, agar roda ekonomi berjalan lancar, faktor keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sangat penting. Kepala Suku Dani, Towenggen Murib, menekankan bahwa Nabire adalah rumah bersama bagi semua suku yang tinggal dan bekerja di wilayah ini.
“Sehingga saya mengimbau seluruh masyarakat Kampung Lani untuk terus menjaga Kamtibmas, agar tidak ada stigma negatif yang muncul di tengah kehidupan sosial,” ujar Towenggen, saat ditemui di Kampung Lani, Distrik Teluk Kimi, Minggu (12/10).
Towenggen juga mengajak warganya mendukung program pembangunan dan kebijakan pemerintah pusat di Nabire.
“Mari kita dukung semua kebijakan pemerintah, baik dari pusat hingga daerah, agar membawa kesejahteraan bagi masyarakat Papua Tengah,” tambahnya.
Suku Dani merupakan salah satu dari ratusan suku yang tersebar di Provinsi Papua. Sebagian besar berasal dari Pegunungan Papua, yang kini masuk Provinsi Papua Pegunungan. Namun masyarakat Dani juga tersebar ke kabupaten lain di Papua, layaknya suku-suku lainnya.
Dengan menjaga Kamtibmas dan mendukung pembangunan, Towenggen berharap Nabire menjadi daerah yang aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh warga. [Red]









