InfoMatoa, (Jayapura) | Pemerintah Provinsi Papua memperkuat persiapan Border Liaison Officers Meeting (BLOM) RI–PNG 2025 melalui Rapat Koordinasi di Ruang Rapat Kantor Gubernur Papua, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Selasa (21/10).Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Suzana Wanggai, memimpin rapat tersebut. Pejabat dan perwakilan instansi hadir, termasuk Kepala PLBN Skouw Niluh Puspa Jayaningsih, Kolonel Inf. Lambert Jerry Mailoa sebagai Staf Ahli Pangdam, serta perwakilan Bea Cukai, Dinas Kesehatan, RSUD Dok II, dan Konsulat RI di Papua Nugini.
Koordinasi Lintas Instansi
Sekda Suzana Wanggai menekankan koordinasi lintas instansi agar semua persiapan berjalan lancar. Pemerintah Papua berencana mengajukan penyesuaian jadwal resmi ke Kementerian Luar Negeri dan menunggu konfirmasi dari pihak PNG. Konsulat RI menyebut komunikasi informal dengan pejabat PNG sudah dilakukan, meskipun tanggapan resmi terkait agenda masih dalam proses. Saat ini, tim fokus menyempurnakan administrasi, daftar delegasi, serta persiapan teknis perjalanan dan akomodasi peserta.
Transportasi dan Uji Coba Lintas Batas
Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Papua melaporkan kesiapan Indonesia melaksanakan uji coba trayek lintas batas menggunakan armada DAMRI. Pihak terkait merencanakan uji coba pada pertengahan November, setelah sebelumnya tertunda karena operator PNG belum siap. Mereka juga menyempurnakan mekanisme angkutan penumpang dan barang agar pelaksanaannya sesuai standar dan berjalan lancar.
Keamanan dan Kesehatan Perbatasan
Kolonel Inf. Lambert Jerry Mailoa menyoroti tantangan keamanan di wilayah perbatasan selatan, seperti penyelundupan, perlintasan ilegal, dan potensi gangguan kelompok separatis. Ia mengingatkan pentingnya koordinasi antarinstansi dan pengawasan ketat demi stabilitas serta keselamatan masyarakat. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, drg. Juliana Napitupulu, menekankan perlunya kerja sama kesehatan lintas batas, terutama penanganan penyakit menular dan akses layanan kesehatan bagi masyarakat perbatasan.
Memperkuat Hubungan Bilateral
Rapat koordinasi ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua memperkuat hubungan bilateral dengan Papua Nugini, tidak hanya di bidang keamanan dan transportasi, tetapi juga ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. BLOM RI–PNG 2025 diharapkan menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama antarnegara serta memastikan wilayah perbatasan aman, produktif, dan sejahtera bagi masyarakat di kedua sisi batas negara. [Red]









