InfoMatoa, (Usilimo) | Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-33 tahun 2025 resmi ditutup di Kampung Wosi, Distrik Usilimo, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu (9/8/2025). Penutupan dipimpin langsung Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., dan dihadiri sekitar 2.000 orang.

Acara turut dihadiri perwakilan Kementerian Pariwisata, Wakil Gubernur Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol, Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, jajaran TNI-Polri, tokoh adat, serta sejumlah pejabat daerah. Kehadiran mereka semakin memeriahkan suasana penutupan festival yang telah berlangsung selama tiga hari.
Sejak pagi, kegiatan dibuka dengan doa bersama, dilanjutkan atraksi tarian adat dan perang-perangan khas Lembah Baliem. Penampilan ini dibawakan oleh perwakilan dari berbagai distrik, mulai dari Walesi, Koragi, Pelebaga, Wouma, hingga Asolokobal. Sorak-sorai penonton menambah semangat para penampil yang mengenakan busana adat penuh warna.

Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, juga menyempatkan diri mengunjungi lokasi bakar batu, salah satu tradisi penting yang menjadi bagian dari festival. Kehangatan kebersamaan antara warga dan tamu undangan terasa kental di momen ini.

Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan mengembangkan warisan budaya Lembah Baliem yang telah dikenal hingga mancanegara. “Festival ini bukan hanya hiburan, tapi juga wujud cinta kita terhadap adat dan leluhur,” ujarnya.
Acara kemudian ditutup secara resmi oleh Bupati, diikuti sesi foto bersama sebagai penanda berakhirnya rangkaian kegiatan. Tepat pukul 14.30 WIT, Festival Budaya Lembah Baliem ke-33 berakhir dengan aman dan lancar, meninggalkan kenangan indah bagi seluruh peserta dan pengunjung. (Red)









