InfoMatoa, (Merauke) | Pemerintah melalui Program Strategis Nasional (PSN) Food Estate di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, terus menunjukkan kemajuan signifikan. Berdasarkan laporan update data terbaru, proyek yang digarap PT Jhonlin Group bersama mitra kerja strategis ini meliputi pembangunan infrastruktur jalan, pembukaan lahan pertanian, dan pembangunan pelabuhan baru yang kini telah mencapai tahap akhir. (14/9)
Laporan mencatat panjang rintis jalan penghubung Wanam–Merauke telah mencapai 53,47 km, dengan pengerjaan parit sepanjang 39,49 km—bertambah 0,37 km dari laporan sebelumnya. Jalan yang telah diperkeras juga meningkat menjadi 11,53 km (bertambah 0,56 km). Pembukaan lahan telah mencapai 7.892 hektare, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendorong kemandirian pangan. Selain itu, pekerjaan susun mating mencapai 26,08 km, sedangkan pelapisan mating bertambah menjadi 0,82 km.
Pada ruas jalan Km 38–Km 53, medan rawa menjadi tantangan terbesar. Untuk mengatasinya, dilakukan penimbunan tanah sepanjang 15 km agar akses alat berat dan kendaraan pendukung proyek dapat terjamin.
Untuk pencetakan sawah, telah terealisasi total 10 hektare lahan siap tanam (100%). Desain cetak sawah PSP mencatat penyelesaian parit primer hingga 90% (560 m), parit sekunder 100% (2.000 m), serta jalan usaha tani 100% (1.000 m). Ini menunjukkan kesiapan infrastruktur irigasi dan transportasi pertanian guna mendukung produksi pangan.
Sebanyak 311 excavator, 7 dozer, 50 dump truck, serta sejumlah alat berat lainnya dikerahkan untuk mempercepat progres. Selain PT Jhonlin Group, proyek ini juga didukung oleh beberapa perusahaan dan instansi, seperti Artha Sari Mulia (Subkontraktor Sany), Dasar Harapan Papua (Subkontraktor Komatsu), PT Wika Karya Rekayasa Konstruksi, serta Batalyon Infanteri TP 801/Nduka Adyathama Yudha.

Pembangunan pelabuhan baru di Kampung Wanam—yang menjadi simpul distribusi logistik hasil Food Estate—telah mencapai 78%. Rinciannya, fabrikasi precast selesai 100%, sedangkan pemasangan trestle mencapai 76,60% (bertambah signifikan 66,45%). Pada sektor mekanikal, fabrikasi struktur baja selesai 100%, fabrikasi brecing 63,82% (bertambah 47,82%), sementara instalasi brecing baru mencapai 7,24%. Pekerjaan sipil (piling) sudah mencakup 222 dari 399 titik(56%), bertambah 94 titik sejak laporan terakhir. [Red]









