InfoMatoa, (Fakfak) | Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Fakfak terus memantapkan persiapan menuju pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XI tingkat kabupaten yang dijadwalkan berlangsung pada 1–4 Oktober 2025 di Distrik Fakfak Timur Tengah.
Dalam rapat koordinasi bersama 17 kepala distrik, Ketua LPTQ Fakfak, Ahmad Uswanas, menegaskan pentingnya kesiapan teknis dan administrasi seluruh peserta. Hingga Jumat (19/9), tercatat baru delapan distrik yang menyampaikan kelengkapan data kafilah dan cabang lomba ke sekretariat panitia.
“Dari 17 distrik, kami ingin memastikan kesiapan final, baik dari sisi akomodasi, jumlah kafilah, maupun cabang lomba yang diikuti. Batas waktu pendaftaran ditetapkan hingga hari ini, namun jika belum memenuhi, akan kami perpanjang satu hingga dua hari ke depan,” jelas Ahmad.
Ia menambahkan, LPTQ bersama pemerintah distrik berkomitmen menyelesaikan kendala teknis agar penyelenggaraan MTQ XI berjalan lancar. Menurutnya, kerja sama lintas distrik menjadi modal utama demi kesuksesan perhelatan keagamaan tersebut.
Selain aspek teknis, Ahmad menekankan pentingnya pemberdayaan potensi lokal. Ia mencontohkan capaian kafilah Fakfak pada MTQ Provinsi Papua Barat 2024, di mana seluruh peserta berasal dari putra-putri daerah dan berhasil menembus 10 cabang lomba hingga melaju ke tingkat nasional.
“Ini bukti bahwa putra-putri Fakfak memiliki kemampuan luar biasa. Potensi lokal ini harus terus kita dorong dan bina,” tegasnya.
MTQ XI diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah silaturahmi, pembinaan generasi Qur’ani, serta penguatan identitas keagamaan dan kebersamaan masyarakat antar-distrik.
Pertemuan koordinasi turut dihadiri Wakil Bupati Fakfak, Donatus Nimbitkendik. Ia menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelaksanaan MTQ XI.
“Pemkab Fakfak siap bersinergi dengan seluruh pihak agar MTQ XI menjadi momentum keagamaan yang membanggakan,” tandasnya.
[Red]









