InfoMatoa, (Fakfak) | Polres Fakfak menegaskan komitmen zero tolerance terhadap segala bentuk penyimpangan anggaran negara. Kapolres Fakfak AKBP Hendriyana menyampaikan langsung penegasan ini pada Senin (12/1). Hal tersebut ia sampaikan usai penandatanganan Pakta Integritas dan penyerahan RKA-K/L 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di Lapangan Apel Polres Fakfak.
Penguatan Integritas dan Amanah Anggaran
Kapolres menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran. Tujuannya adalah memperkuat integritas serta profesionalisme dalam menjalankan tugas kepolisian.
“Ini menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa anggaran negara adalah amanah masyarakat. Oleh sebab itu, kita harus mengelolanya secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” tegas AKBP Hendriyana.
Beliau menekankan bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan. Sebaliknya, seluruh satuan kerja (satker) wajib mengoptimalkan kinerja secara profesional. Selain itu, para personel harus bertanggung jawab penuh terhadap tugas mereka masing-masing.
“Polri harus selalu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan kepercayaan di tengah masyarakat Fakfak,” ujarnya.
Kepatuhan Operasional dan Interaksi Humanis
Melalui pakta integritas ini, Polres Fakfak berkomitmen menjalankan tugas pokok secara disiplin. Pasalnya, setiap personel harus menaati Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) yang berlaku. Komitmen ini juga mencakup upaya memperkuat interaksi humanis dengan warga. Hal tersebut merupakan fondasi utama dalam membangun kembali kepercayaan publik.
“Termasuk memperkuat interaksi humanis dengan masyarakat sebagai fondasi utama kepercayaan publik,” tambahnya.
Terakhir, AKBP Hendriyana mengajak seluruh personel Polres Fakfak untuk terus berbenah diri. Ia meminta mereka bekerja profesional dan mengabdi dengan sepenuh hati. Tujuannya adalah memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Fakfak. [Red]









