Mansel Rawan Banjir, BPBD Tekankan Pentingnya Pengelolaan Alam Berkelanjutan

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 13:38 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Manokwari Selatan) | Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) menjadi salah satu wilayah di Provinsi Papua Barat yang kerap dilanda banjir saat musim penghujan. Hal ini diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mansel, Ahmad Amir, usai mengikuti forum grup diskusi dan penyusunan dokumen rencana kontijensi banjir di Kantor Bupati Mansel, Bukit Boako Ransiki, Jumat (26/9).

Menurut Amir, persoalan banjir di Mansel bukan tanpa sebab, melainkan dipicu oleh berbagai faktor, terutama degradasi alam akibat ulah manusia. Eksploitasi hutan secara tidak teratur, baik untuk kepentingan pembangunan maupun kegiatan masyarakat, dinilai menjadi penyebab utama. “Eksploitasi hutan secara non-struktural harus ada batasnya,” tegas Amir.

Baca Juga :  Banjir Lahar Dingin Lewotobi Laki-laki Tutup Akses Jalan Trans Flores Nusa Tenggara Timur

Ia juga menyoroti aktivitas galian C yang berlebihan, karena berpotensi merusak aliran sungai dan mengakibatkan banjir di pemukiman warga yang bermukim di bantaran sungai.

Untuk mengatasi hal ini, BPBD Mansel mendorong kolaborasi bersama Cabang Dinas Kehutanan (CDK) dan pihak terkait lainnya, terutama dalam melakukan pengawasan dan sosialisasi kepada masyarakat pemilik hak ulayat agar penebangan hutan dilakukan secara bijak. Penebangan di kawasan bantaran sungai, kata Amir, harus dihentikan karena dapat merusak struktur sungai dan memicu bencana.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRK Mansel Desak Pemda Segera Serahkan Dokumen APBD 2026 dan Buka Informasi Realisasi Anggaran 2025

“Kita harus melibatkan kepala suku dan pemilik hak ulayat dalam upaya pencegahan banjir. Jika ada dana kompensasi dari pengelolaan karbon, sebaiknya dialokasikan untuk pemilik hak ulayat agar mereka dapat menjaga hutan adatnya dan tidak sembarangan melakukan penebangan,” pungkas Amir. [Red]

BERITA LAINNYA

Pemkab Manokwari Tertibkan Kios Liar Pelabuhan Jelang Pesparawi 2026, Pedagang Dapat Santunan
BPK Temukan Dua Masalah Serius Layanan Kesehatan di Teluk Wondama: Tenaga Medis Terbatas, Sarpras Belum Memadai
Bupati Hasan Achmad Tegaskan Komitmen Percepatan SDM Kaimana Lewat Pendidikan, 24 Mahasiswa RPL Unimuda Diyudisium
Polres Fakfak Tegaskan Zero Tolerance Penyimpangan Anggaran, Kapolres: Setiap Rupiah adalah Amanah Rakyat
Ratusan Muslimah Wahdah Islamiyah Teluk Bintuni Ikuti Daurah Ramadhan, Siap Sambut Bulan Suci dengan Ilmu dan Akhlak
Pemkab Pegunungan Arfak Dorong Pendirian BUMD, Strategi Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Efisiensi Anggaran Pusat, Pemkab Manokwari Kaji Ulang Pembiayaan Honorer
Kepala BLK Fakfak Dorong Pemerintah Perkuat SDM Lokal Hadapi Lonjakan Investasi
Berita ini 2 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:17 WIT

BPK Temukan Dua Masalah Serius Layanan Kesehatan di Teluk Wondama: Tenaga Medis Terbatas, Sarpras Belum Memadai

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:46 WIT

Bupati Hasan Achmad Tegaskan Komitmen Percepatan SDM Kaimana Lewat Pendidikan, 24 Mahasiswa RPL Unimuda Diyudisium

Senin, 12 Januari 2026 - 12:04 WIT

Polres Fakfak Tegaskan Zero Tolerance Penyimpangan Anggaran, Kapolres: Setiap Rupiah adalah Amanah Rakyat

Minggu, 11 Januari 2026 - 17:11 WIT

Ratusan Muslimah Wahdah Islamiyah Teluk Bintuni Ikuti Daurah Ramadhan, Siap Sambut Bulan Suci dengan Ilmu dan Akhlak

Minggu, 11 Januari 2026 - 09:29 WIT

Pemkab Pegunungan Arfak Dorong Pendirian BUMD, Strategi Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Berita Terbaru

Eropa - Amerika

Gedung Putih Tegaskan Sikap Trump soal Greenland Tetap Sama

Jumat, 16 Jan 2026 - 12:19 WIT

error: Content is protected !!