Konsultasi Publik AMDAL Bandara Wanam Digelar, Masyarakat Minta Kepastian Hak Ulayat

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 10:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Merauke) | Konsultasi publik Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) terkait rencana pembangunan Bandara Wanam digelar di Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke. Acara ini diprakarsai oleh Kementerian Perhubungan RI melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Satuan Kerja Direktorat Bandar Udara, dan diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, aparat keamanan, serta perwakilan pemerintah. (1/10)

Acara ini dibuka dengan sambutan Kepala Kampung Nakias, Semuel Mahuze. Ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara pemerintah, konsultan, dan masyarakat agar pembangunan bandara tidak menimbulkan kesalahpahaman .Dalam paparannya, konsultan publik Slamet Jaya Sukmana menjelaskan bahwa pembangunan Bandara Wanam dengan lahan sekitar 500 hektare dan landasan pacu sepanjang 1.800 meter masuk kategori AMDAL A dan wajib mendapat penilaian dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Baca Juga :  Pemprov Papua Barat Daya Salurkan Rp4,1 Miliar untuk Fakultas Kedokteran UNIPA Sorong

Namun, sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan keberatan. Salah satu tokoh adat, menegaskan agar pihak pemerintah maupun perusahaan terlebih dahulu meminta izin resmi kepada pemilik tanah ulayat sebelum memulai proyek. Ia juga berharap Bupati dan Gubernur turun langsung dalam sosialisasi agar masyarakat tidak merasa diabaikan.

Hal senada disampaikan oleh Ketua LMA setempat. Ia menyoroti minimnya sosialisasi yang sering menimbulkan kekecewaan di kalangan warga.

Masyarakat Papua pada dasarnya terbuka, tapi ketidaktahuan akibat kurangnya sosialisasi sering membuat mereka kecewa. Pemerintah harus hadir langsung,” tegasnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, pihak konsultan menyatakan akan menyampaikan seluruh masukan masyarakat kepada Kementerian Perhubungan untuk ditindaklanjuti. Aparat TNI yang hadir juga meminta agar masyarakat tetap tenang dan percaya bahwa suara mereka akan diperhatikan dalam proses AMDAL.

Baca Juga :  Posko Nataru 2025/2026 di Pelabuhan Merauke Resmi Ditutup, Angkutan Laut Berjalan Aman

Rencana pembangunan Bandara Wanam sendiri merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan. Jika terwujud, bandara ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah terpencil, membuka akses transportasi udara, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. [Red]

BERITA LAINNYA

Polres Mappi Perkuat Tata Kelola Anggaran Lewat Sosialisasi DIPA 2026
Raker Perdana KPPS 2025–2030 Dibuka, Pemuda Papua Selatan Didorong Jadi Motor Pembangunan
Stok Bapokting di Merauke Cukup, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan Harga
Kasad Pimpin Natal Bersama TNI-Polri 2026, Tekankan Perdamaian dan Pengabdian untuk Bangsa
Mentan Pimpin Rakor Serapan Gabah 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Swasembada Pangan
DPRD Merauke Minta Reklamasi Pantai Lampu Satu Dikaji Menyeluruh Libatkan Tokoh Adat
PT ACP Umumkan Rencana Penanaman Baru Sawit di Merauke Mulai 2026
Prosesi Adat Pencabutan Salib Digelar, Pembangunan PSN di Wanam Kembali Berjalan
Berita ini 16 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:38 WIT

Raker Perdana KPPS 2025–2030 Dibuka, Pemuda Papua Selatan Didorong Jadi Motor Pembangunan

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:08 WIT

Stok Bapokting di Merauke Cukup, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan Harga

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:07 WIT

Kasad Pimpin Natal Bersama TNI-Polri 2026, Tekankan Perdamaian dan Pengabdian untuk Bangsa

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:50 WIT

Mentan Pimpin Rakor Serapan Gabah 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Swasembada Pangan

Senin, 12 Januari 2026 - 09:12 WIT

DPRD Merauke Minta Reklamasi Pantai Lampu Satu Dikaji Menyeluruh Libatkan Tokoh Adat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!