InfoMatoa, (Kota Jayapura) | Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) Orang Tenggelam, serta Penyerahan Peralatan Mitigasi dan Kesiapsiagaan di Aula Kantor Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, (8/10).
Kegiatan ini dikoordinir oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB Kota Jayapura, Agustinus Ondi, yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Asisten I Setda Kota Jayapura Ni Nyoman Sri Antari yang mewakili Wali Kota Jayapura, Kepala Basarnas Kota Jayapura Anton Sucipto, Kepala BMKG Kota Jayapura Yustuz Rumakiek, Sekretaris Komisi II DPR Kota Jayapura Sudino, serta para pelaku usaha dan masyarakat di kawasan pantai.
Dalam laporannya, Agustinus Ondi menyampaikan bahwa kegiatan yang didanai melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) tersebut akan berlangsung selama dua hari dengan fokus pada peningkatan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi kondisi darurat, khususnya kejadian orang tenggelam di wilayah pesisir.
“Pelatihan ini bukan hanya untuk memberikan pemahaman, tetapi juga melatih masyarakat agar mampu bertindak cepat, tepat, dan aman ketika menghadapi kondisi berisiko di perairan,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Jayapura yang diwakili oleh Asisten I Ni Nyoman Sri Antari menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah konkret pemerintah dalam upaya mitigasi bencana non-alam.
Ia mengingatkan bahwa Kota Jayapura memiliki risiko tinggi terhadap kejadian tenggelam karena sebagian besar wilayahnya merupakan pesisir dan kepulauan dengan aktivitas laut yang padat.
“Pengetahuan dan keterampilan penyelamatan diri di air sangat penting, karena satu tindakan cepat dan benar dapat menyelamatkan nyawa,” tegasnya.
Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari tersebut diakhiri dengan sesi sosialisasi dan pelatihan langsung mengenai penanganan korban tenggelam oleh narasumber dari Basarnas dan BMKG, serta penyerahan peralatan mitigasi kepada perwakilan masyarakat dan kelompok siaga bencana di kawasan pantai. [Red]









