Realisasi Anggaran Dinas Pendidikan Jayawijaya Masih Rendah, Komisi C DPRK Minta Percepatan

- Jurnalis

Minggu, 12 Oktober 2025 - 17:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Jayawijaya) | Realisasi anggaran Dinas Pendidikan Jayawijaya masih rendah. Komisi C DPRK Jayawijaya meminta percepatan agar dana pendidikan dapat terserap maksimal. Hingga Oktober 2025, realisasi baru mencapai 30 persen dari total Rp318 miliar.

Ketua Komisi C DPRK Jayawijaya, Agus Logo, mengatakan Dinas Pendidikan memiliki anggaran besar. Karena itu, penggunaan dana harus dilakukan dengan cepat dan tepat. Ia menegaskan perlunya langkah nyata agar pelaksanaan program sesuai target.

Awalnya anggaran Dinas Pendidikan sebesar Rp307 miliar. Setelah perubahan bertambah Rp11 miliar menjadi Rp318 miliar lebih. Kami ingin memastikan dana itu terserap sesuai rencana,” ujar Agus.

Agus menjelaskan, sebagian besar kegiatan sudah berjalan, tetapi pencairan dari BPKAD belum tuntas. DPRK meminta agar pencairan dipercepat supaya kegiatan pendidikan tidak tertunda.

Kegiatannya sudah dilakukan, tetapi pencairannya belum. Kami minta BPKAD mempercepat proses itu,” tambahnya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Jayawijaya, Kaleb Asso, mengatakan pembagian Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang terlambat menjadi penyebab utama. Menurutnya, kondisi ini membuat pelaksanaan kegiatan baru berjalan sebagian.

Kami baru menerima DPA pada Agustus. Bulan berikutnya langsung masuk masa perubahan, jadi pelaksanaannya belum maksimal,” ujar Kaleb.

Sebagian besar anggaran yang belum terserap berasal dari belanja modal. Dinas Pendidikan akan mempercepat pelaksanaan kegiatan setelah DPA perubahan diterima.

Kami akan mengawal kegiatan fisik agar serapan anggaran meningkat,” jelas Kaleb.

Komisi C DPRK Jayawijaya berharap setiap dinas, termasuk Dinas Pendidikan, dapat mengoptimalkan penggunaan anggaran sesuai rencana kerja. Pemerintah daerah juga diimbau mempercepat proses administrasi pencairan agar kegiatan pendidikan berjalan lancar.

Baca Juga :  Dewan Adat Sorendiweri Gelar Sosialisasi MBG dan Koperasi Merah Putih: Dorong Supiori Baru yang Sehat dan Mandiri

Selain itu, DPRK berencana mengadakan rapat evaluasi lanjutan untuk memastikan serapan anggaran pendidikan meningkat sebelum akhir tahun. Langkah ini diambil untuk mendorong efektivitas pengelolaan dana publik dan mendukung peningkatan mutu pendidikan di Papua Pegunungan.

Baca Juga :  Ketua DPRP Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Toleransi untuk Sukseskan Pembangunan

Baca juga: Pemkab Jayawijaya Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan Daerah
Sumber: https://jayawijayakab.go.id

[Red]

BERITA LAINNYA

Maraton Kunker Wapres Gibran di Papua: Dari Sekolah Rakyat Biak, Main Bola di Wamena, hingga Agendakan Yahukimo
Usai dari Biak Numfor, Gibran Lanjutkan Kunjungan ke Wamena
Pemkab Jayawijaya Pastikan Rekrutmen Taruna PTDI-STTD 2026, Lulusan Dijamin Jadi ASN
Enam Warga Diamankan Aparat di Dekai Yahukimo, Akhirnya Dibebaskan
Duka di Balik Kontak Senjata Nduga: Praka Satria Taopan Gugur dalam Tugas
Dana Desa Tahap II Distrik Apalapsili Cair, Penyaluran Dipusatkan di Bank Papua Elelim
Awal Tahun 2026, Stok BBM di Kenyam Nduga Dipastikan Aman dan Mencukupi
Membentang di 3 Provinsi, Luas Taman Nasional Lorentz Tembus 2,4 Juta Hektare
Berita ini 5 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:12 WIT

Maraton Kunker Wapres Gibran di Papua: Dari Sekolah Rakyat Biak, Main Bola di Wamena, hingga Agendakan Yahukimo

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:51 WIT

Usai dari Biak Numfor, Gibran Lanjutkan Kunjungan ke Wamena

Senin, 12 Januari 2026 - 10:17 WIT

Pemkab Jayawijaya Pastikan Rekrutmen Taruna PTDI-STTD 2026, Lulusan Dijamin Jadi ASN

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:40 WIT

Enam Warga Diamankan Aparat di Dekai Yahukimo, Akhirnya Dibebaskan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:45 WIT

Duka di Balik Kontak Senjata Nduga: Praka Satria Taopan Gugur dalam Tugas

Berita Terbaru

Eropa - Amerika

Gedung Putih Tegaskan Sikap Trump soal Greenland Tetap Sama

Jumat, 16 Jan 2026 - 12:19 WIT

error: Content is protected !!