InfoMatoa, (Boven Digoel) | Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Boven Digoel menyelenggarakan Sosialisasi Forum Masyarakat Adat Bersatu pada Jumat (18/10) di Kantor Sekretariat LMA, Jalan Trans Papua KM 5, Kampung Persatuan, Distrik Mandobo. Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk memperkuat peran masyarakat adat dalam mendukung kebijakan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Komitmen Bersama untuk Kemajuan Daerah
Ketua Enam Wilayah Wanggom, Metusale Roflafangka, S.IP, memimpin langsung kegiatan tersebut. Sekretaris I LMA Boven Digoel, Theodorus Muja, Bendahara Umum LMA, Terianus Dasem, S.E., dan perwakilan masyarakat Suku Wanggom dari berbagai kampung juga hadir dalam kesempatan itu. Kehadiran mereka memperlihatkan semangat kebersamaan dan tanggung jawab untuk menjaga keutuhan adat serta mendukung arah pembangunan daerah.
“Hari ini kita berkumpul untuk menunjukkan komitmen bersama mendukung pemerintah pusat hingga ke tingkat kampung. Mari kita hindari hal-hal yang dapat menimbulkan masalah hukum, seperti penyalahgunaan narkoba, dan jangan mudah terprovokasi dengan isu negatif.” ujar Metusale Roflafangka.
Metusale menegaskan bahwa masyarakat adat Wanggom berperan penting dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan di wilayah adat. Ia menyampaikan bahwa pembangunan dapat berjalan efektif bila masyarakat aktif berpartisipasi dan terus membangun komunikasi dengan pemerintah. Oleh karena itu, ia mendorong masyarakat untuk tidak sekadar menjadi penonton, melainkan mengambil bagian dalam setiap proses pembangunan di tanah mereka sendiri.
Peran Aktif Masyarakat Adat dalam Pembangunan
Selanjutnya, Metusale mengingatkan pentingnya memperkuat sinergi antara masyarakat adat dan pemerintah daerah. Dengan kolaborasi yang baik, kebijakan pembangunan dapat membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan warga. Selain itu, keterlibatan masyarakat adat juga menjadi kunci untuk menjaga nilai-nilai budaya lokal agar tetap lestari di tengah arus modernisasi.
“Kami masyarakat adat Wanggom menyatakan tekad untuk selalu bersinergi dengan pemerintah Republik Indonesia demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat di Boven Digoel.” tegasnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban. Setelah sesi sosialisasi, panitia mengadakan foto bersama, makan siang, serta membagikan paket sembako kepada para peserta. Melalui kegiatan ini, masyarakat adat Wanggom menegaskan tekad mereka untuk mendukung kebijakan pemerintah sekaligus memperkuat persatuan, menjaga perdamaian, dan menciptakan stabilitas sosial di wilayah Boven Digoel.
Acara tersebut menjadi langkah penting dalam mempererat kemitraan antara masyarakat adat dan pemerintah. Dengan komitmen bersama ini, seluruh lapisan masyarakat diharapkan terus berkontribusi aktif untuk mewujudkan Boven Digoel yang aman, maju, dan sejahtera. [Red]









