InfoMatoa, (Merauke) | Pemerintah Provinsi Papua Selatan menggelar kegiatan Penguatan Wawasan Kebangsaan pada Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Selatan di Auditorium Thobias Mbeare, Kantor Bupati Merauke, Jalan Brawijaya, Kabupaten Merauke.
Acara berlangsung dalam momentum Hari Sumpah Pemuda 2025 dan sejalan dengan Asta Cita Pertama Presiden serta Wakil Presiden Republik Indonesia. Prof. Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T., Gubernur Papua Selatan memimpin langsung kegiatan tersebut. Turut hadir jajaran TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda pada acara tersebut.
Pesan Gubernur Papua Selatan
Gubernur Apolo Safanpo mengingatkan peserta agar memperkuat semangat kebangsaan khususnya bagi pelajar dan mahasiswa sebagai generasi penerus.
“Bangsa kita kuat karena memiliki ketahanan nasional, baik dalam aspek sosial budaya maupun pangan. Jika muncul ancaman dari dalam negeri, maka pendekatan silaturahmi bersama masyarakat adat dan tokoh agama harus menjadi langkah utama.” ujar Apolo Safanpo.
Ia mengajak peserta menjadikan Sumpah Pemuda sebagai dorongan untuk menjaga persatuan dan nilai-nilai Pancasila.
Dukungan Pemerintah Pusat
Sri Handoko Taruna, Direktur Bina Ideologi, Karakter, dan Wawasan Kebangsaan Kemendagri, menyampaikan bahwa Papua Selatan dapat menjadi contoh kemajuan pembangunan bagi DOB lainnya.
“Kegiatan ini diharapkan memperkuat pemahaman kita tentang wawasan nusantara.” katanya.
Pemaparan Materi dan Penutupan
Narasumber memaparkan materi kebangsaan, seperti Kolonel Kav Agung Nur Cahyono tentang bela negara, serta Kombes Pol I Ketut Suarnaya, S.H., S.I.K. mengenai peran wawasan kebangsaan menjaga kamtibmas. Irene Camelyn Sinaga juga menekankan pentingnya sejarah Sumpah Pemuda sebagai benteng jati diri bangsa.
Acara ditutup dengan menyanyikan lagu “Tanah Papua” dan apresiasi dari Kemendagri kepada seluruh peserta. Suasana berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. [Red]









