InfoMatoa, (Jayawijaya) | TNI Angkatan Darat menutup Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025 di Distrik Pyramid, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Upacara penutupan berlangsung khidmat di Lapangan Sepak Bola SD Inpres Algonik pada Kamis, 6 November 2025. Momen ini menandai keberhasilan TNI AD merealisasikan pembangunan infrastruktur fisik dan non-fisik bagi masyarakat setempat.
Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim, S.IP., memimpin kegiatan penutupan. Sejumlah pejabat tinggi TNI turut hadir, di antaranya Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Thevi Agandova Zebua dan Danrem 172/PWY Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu. Selain itu, Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, S.E., MBA., bersama jajaran OPD daerah juga menghadiri acara tersebut.
Pangdam Apresiasi Kolaborasi Pemda dan Masyarakat
Dalam amanatnya, Mayjen TNI Amrin Ibrahim menyampaikan apresiasi kepada Gubernur dan Bupati. Ia menilai keduanya telah mengalokasikan anggaran APBD untuk mendukung pelaksanaan TMMD yang berlangsung sejak 8 Oktober hingga 6 November 2025.
Pangdam menegaskan bahwa TMMD ke-126 menjadi tahap akhir pelaksanaan di tahun 2025. Program ini bertujuan mempercepat kemajuan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan sosial, dan membuka akses fasilitas umum yang lebih layak.
“Pembangunan sarana infrastruktur di 50 kabupaten/kota penyelenggara secara otomatis semakin menggerakkan roda perekonomian di daerah.” ujar Pangdam.
Di Jayawijaya, sasaran TMMD berfokus pada kebutuhan prioritas masyarakat. Program tersebut mencakup pembangunan fisik berupa tiga unit Rumah Sehat Sederhana di Distrik Pyramid yang tuntas 100 persen. Selain itu, kegiatan unggulan Kasad seperti TNI Manunggal Air, Ketahanan Pangan, dan Penghijauan bibit pohon juga rampung 100 persen.
Usai upacara, Pangdam XVII/Cenderawasih menyerahkan kunci Rumah Sehat secara simbolis. Ia kemudian meninjau langsung lokasi pembangunan tiga unit Rumah Sehat serta Program Air Bersih di Distrik Pyramid.
TMMD sebagai Solusi Kesulitan Rakyat
Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Arh Reza Ch. A Mamoribo, S.E., M.Han., membacakan laporan hasil TMMD. Laporan tersebut mencakup kegiatan non-fisik seperti penyuluhan Wawasan Kebangsaan, KB Kesehatan, Pertanian, dan Kesadaran Hukum. Selain itu, TMMD juga menyalurkan bantuan sosial berupa Paket Stunting sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan gizi masyarakat di Papua Pegunungan.
Pangdam berpesan agar semangat gotong royong yang terbangun selama TMMD terus tumbuh di tengah masyarakat. Ia berharap nilai kebersamaan tersebut menjadi kekuatan sosial untuk memperkuat pembangunan daerah.
“Capaian keberhasilan TMMD di seluruh wilayah penyelenggara telah membawa perubahan besar. Program ini menghadirkan hasil nyata pada aspek kesejahteraan sekaligus memperkuat pertahanan wilayah.” pungkas Mayjen Amrin Ibrahim, saat menutup TMMD ke-126 Tahun 2025.
Program TMMD menjadi bukti komitmen TNI Angkatan Darat dalam menjawab kesulitan rakyat. Selain itu, kegiatan ini memperkuat sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat di wilayah pedalaman Papua. [Red]









