InfoMatoa, (Sorong) | Partai Gerindra menggelar seminar nasional di Kota Sorong, Papua Barat Daya. Acara ini membahas berbagai isu strategis nasional. Salah satu fokus utamanya adalah pembangunan infrastruktur daerah. Sejumlah tokoh politik dan kader partai menghadiri pertemuan besar tersebut. Peserta seminar juga datang dari berbagai penjuru daerah. Mereka memfokuskan diskusi pada relevansi materi infrastruktur. Khususnya dalam konteks pembangunan di wilayah timur Indonesia.
Infrastruktur dan Kebutuhan Daerah
PLT Sekda Kabupaten Tambrauw menyampaikan sambutan dalam acara tersebut. Beliau menilai pembahasan soal infrastruktur sangat tepat. Sebab, materi ini sesuai dengan kebutuhan nyata di daerah. Persoalan jaringan jalan dan fasilitas publik merupakan aspek krusial. Selain itu, konektivitas antarwilayah menjadi kunci percepatan pembangunan. Hal ini bertujuan untuk memeratakan kesejahteraan masyarakat Papua Barat Daya.
Tantangan Pembangunan Wilayah Timur
Kondisi geografis wilayah timur sering kali menghadapi tantangan berat. Karena itu, pembangunan membutuhkan pendekatan khusus dan kebijakan kuat. Pemerintah pusat dan partai politik harus memberikan dukungan penuh. Sekda berharap materi seminar ini menjadi referensi penting. Terutama bagi pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi pembangunan. Harapannya, kebijakan tersebut lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat lokal.
Seminar nasional ini juga menjadi wadah diskusi yang inklusif. Peserta dari berbagai latar belakang saling bertukar pandangan. Mereka membahas arah kebijakan pembangunan dan pelayanan publik. Selain itu, peserta menyoroti pemberdayaan ekonomi di daerah tertinggal. Kawasan pulau terluar juga menjadi fokus pembicaraan dalam diskusi tersebut.
Gerindra menegaskan komitmen politiknya melalui pertemuan strategis ini. Mereka terus mendorong agenda pembangunan nasional yang inklusif. Agenda tersebut harus menyentuh langsung kebutuhan seluruh rakyat Indonesia. Terutama bagi masyarakat yang menetap di wilayah timur. [Red]









