InfoMatoa, (Kab. Mimika) | Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan petani lokal, khususnya Orang Asli Papua (OAP), melalui pengembangan program Kios Pangan.
Program ini diluncurkan sebagai upaya menyediakan berbagai hasil pertanian lokal dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat. Selain untuk memperluas akses pangan, Kios Pangan juga bertujuan meningkatkan pendapatan petani lokal serta mendorong konsumsi produk pangan daerah.
Kepala Seksi Distribusi Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan Mimika, Husnia, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya menawarkan hasil tani dengan harga subsidi, tetapi juga mengedukasi masyarakat akan pentingnya diversifikasi pangan. “Kami mempromosikan bahwa pangan lokal seperti umbi-umbian petatas, jagung, singkong, dan pisang juga bisa dijadikan alternatif pengganti nasi,” ujarnya saat ditemui di salah satu Kios Pangan pada Kamis, 31 Juli 2025.
Sebagai bagian dari strategi perluasan jangkauan, Dinas Ketahanan Pangan juga meluncurkan Kios Pangan Keliling yang dioperasikan setiap minggu. Mobil dan tenda disiapkan untuk menjangkau berbagai titik di Kabupaten Mimika, membawa bahan pangan lokal langsung ke masyarakat. Husnia memastikan bahwa harga yang ditawarkan di Kios Pangan Keliling sama dengan harga di Toko Tani yang telah lebih dahulu dikenal masyarakat.
“Dengan Kios Pangan Keliling, kami ingin meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat terhadap pangan lokal,” tambahnya.
Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan juga rutin menggelar pasar murah di berbagai wilayah, dengan fokus utama menjual produk lokal. Inisiatif ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap beras dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Melalui beragam program ini, Pemerintah Kabupaten Mimika berupaya menciptakan ekosistem pangan yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan masyarakat Papua Tengah.









