InfoMatoa, (Merauke) | Suasana Aula Animha Hotel Care Inn Merauke pada Sabtu (9/8) pagi terasa berbeda. Ratusan musisi, penyanyi, dan pelaku seni dari berbagai kabupaten di Papua Selatan berkumpul dalam Musyawarah Daerah (Musda) I Ikatan Musisi dan Penyanyi Papua Selatan (IMPAS) untuk memilih ketua baru periode 2025–2028. Mengusung tema “Bersatu Berkarya Membangun Papua Selatan”, acara ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Papua Selatan, Drs. Agustinus Joko Guritno, M.Si.
Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Kadislog Lanud J.A. Dimara Letkol Kal Helmi Nurman U.K.S.E, Paban Ops Sops Lantamal XI Mayor Laut (P) Heri Susmanto, Kapolsek Kurik AKP Marlina Kaimu, S.Sos, Pasiops Kodim 1707/Merauke Lettu Inf Rusli Rajab, serta perwakilan DPRP dan Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Papua Selatan.
Ketua panitia, Billy Graham Rosely, dalam laporannya menjelaskan bahwa Musda ini bertujuan menyusun program kerja, anggaran dasar dan rumah tangga organisasi, serta memilih ketua dan pengurus IMPAS yang baru. Sebanyak ±200 peserta hadir, terdiri dari pemain keyboard, grup band, serta penyanyi solo pria dan wanita dari Kabupaten Merauke, Asmat, Mappi, dan Boven Digoel.
Dalam sambutannya, Drs. Agustinus Joko Guritno menegaskan pentingnya kebersamaan dalam membangun wadah kreatif seperti IMPAS.
“Tanpa kebersamaan, kita akan berjalan sendiri-sendiri. Tetapi dengan bersatu, kita bisa berkarya dan memberi warna bagi kemajuan seni musik di Papua Selatan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi langkah para musisi dan penyanyi yang berinisiatif membentuk organisasi ini, dan berharap ke depan ada regulasi daerah yang mendukung keberadaan IMPAS.
Musda resmi dibuka dengan pemukulan tifa sebagai simbol semangat persatuan. Selain agenda sidang pleno dan pemilihan ketua, kegiatan juga diwarnai penampilan vocal group dari para peserta.
Acara yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Papua Selatan ini ditutup dengan suasana hangat dan penuh keakraban. Seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan lancar, menjadi awal langkah baru bagi insan musik di Papua Selatan untuk semakin bersinergi dan berkontribusi bagi daerah. [Red]









