DPRK Dorong Penambahan Pustu di Boven Digoel, Permudah Akses Kesehatan Warga Terpencil

- Jurnalis

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 23:00 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Kab. Boven Digoel) | Pemerintah Kabupaten Boven Digoel didorong untuk menambah jumlah Puskesmas Pembantu (Pustu) guna mengoptimalkan layanan kesehatan. Ini khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah-wilayah terpencil.

Penambahan fasilitas ini dinilai penting, untuk memangkas jarak tempuh masyarakat saat membutuhkan layanan kesehatan dasar. Hal ini disampaikan oleh Emiliana Tenop, anggota Panitia Khusus (Pansus) DPRK Boven Digoel saat bacakan hasil Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRK hasil Reses Ke II Tahun 2025.

Menurut Emiliana, meskipun tingkat kesadaran masyarakat untuk berobat cukup tinggi, namun minimnya fasilitas pelayanan kesehatan serta jauhnya jarak antarwilayah menjadi kendala utama. Banyak warga harus menempuh perjalanan sangat lama, hanya untuk mengakses layanan di puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Baca Juga :  Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Boven Digoel 2025–2030 Berlangsung Khidmat

“Jumlah Kunjungan Masyarakat untuk mendapatkan Pelayanan Kesehatan sangat tinggi. Namun ketersediaan Fasilitas Pelayanan dan jangkauan sangat Jauh sehingga dipandang perlu menyediakan Tempat Pelayanan ditingkat kampung,” ujarnya saat bacakan hasil Pokir anggota DPRK, Jumat (1/8/2025).

Baca Juga :  Boven Digoel Gelar Karnaval Peringati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia

Penambahan Pustu bukan hanya soal jarak, tetapi juga soal efisiensi biaya dan waktu. Dengan fasilitas yang lebih dekat, masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya besar untuk transportasi hanya demi mendapat pelayanan dasar seperti imunisasi, pengobatan ringan, atau pemeriksaan kehamilan.

Pemerintah Daerah diharapkan segera menjadikan hal ini sebagai prioritas pembangunan kesehatan tahun depan. Selain itu, penyebaran tenaga medis dan pengadaan sarana penunjang di Pustu yang ada juga perlu menjadi perhatian serius. (Red)

BERITA LAINNYA

Polres Mappi Perkuat Tata Kelola Anggaran Lewat Sosialisasi DIPA 2026
Raker Perdana KPPS 2025–2030 Dibuka, Pemuda Papua Selatan Didorong Jadi Motor Pembangunan
Stok Bapokting di Merauke Cukup, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan Harga
Kasad Pimpin Natal Bersama TNI-Polri 2026, Tekankan Perdamaian dan Pengabdian untuk Bangsa
Mentan Pimpin Rakor Serapan Gabah 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Swasembada Pangan
DPRD Merauke Minta Reklamasi Pantai Lampu Satu Dikaji Menyeluruh Libatkan Tokoh Adat
PT ACP Umumkan Rencana Penanaman Baru Sawit di Merauke Mulai 2026
Prosesi Adat Pencabutan Salib Digelar, Pembangunan PSN di Wanam Kembali Berjalan
Berita ini 8 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:38 WIT

Raker Perdana KPPS 2025–2030 Dibuka, Pemuda Papua Selatan Didorong Jadi Motor Pembangunan

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:08 WIT

Stok Bapokting di Merauke Cukup, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan Harga

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:07 WIT

Kasad Pimpin Natal Bersama TNI-Polri 2026, Tekankan Perdamaian dan Pengabdian untuk Bangsa

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:50 WIT

Mentan Pimpin Rakor Serapan Gabah 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Swasembada Pangan

Senin, 12 Januari 2026 - 09:12 WIT

DPRD Merauke Minta Reklamasi Pantai Lampu Satu Dikaji Menyeluruh Libatkan Tokoh Adat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!