InfoMatoa, (Merauke) | Pimpinan Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Papua Selatan resmi dilantik untuk periode 2025–2029 dalam kegiatan Pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I yang berlangsung di Sakil A Room Swissbel-Hotel, Merauke, (22/8).
Acara yang mengangkat tema “Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian, dan Meneduhkan Peradaban” itu dipimpin oleh Dra. Hj. Arifah Choiri Fauzi, M.Si, Pimpinan Pusat Muslimat NU sekaligus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.
Kegiatan yang diikuti sekitar 400 peserta Muslimat NU Papua Selatan dan tamu undangan ini turut dihadiri Gubernur Papua Selatan Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T., Wakil Bupati Merauke Dr. Fauzun Nihayah, S.HI., M.H., serta sejumlah tokoh daerah, jajaran PWNU, TNI-Polri, dan perwakilan organisasi perempuan.
Dalam sambutannya, Hj. Alma Ratus Soliha, S.H.I., M.A.P., yang dilantik sebagai Pimpinan Wilayah Muslimat NU Papua Selatan, menyampaikan komitmennya untuk bersinergi dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan perempuan.
Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, menekankan pentingnya peran keluarga dalam pembangunan.
“Kita sering sibuk mengejar target pekerjaan, namun jangan sampai melupakan anak-anak dan keluarga yang merupakan hal utama,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri PPPA Hj. Arifah Choiri Fauzi mengingatkan pentingnya perlindungan perempuan dan anak di tengah tantangan digitalisasi. Ia juga mendorong agar Muslimat NU Papua Selatan terus mengembangkan potensi lokal, termasuk produk karya perempuan, yang ke depannya akan difasilitasi untuk mendapatkan sertifikasi halal.

Acara pelantikan dilanjutkan dengan pembukaan Rakerwil I Muslimat NU Papua Selatan oleh Menteri PPPA, doa bersama, serta penutupan dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri, Tanah Papua, dan Himne Muslimat. [Red]









