Kementerian PU Integrasikan Infrastruktur Air dan Jalan di KSPP Wanam Merauke

- Jurnalis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 20:41 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Merauke) | Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat dukungannya terhadap program swasembada pangan nasional melalui pembangunan infrastruktur terintegrasi di Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Langkah ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan kawasan swasembada pangan, energi, dan air nasional.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pengembangan KSPP Wanam memiliki peran strategis dalam menjadikan Merauke sebagai salah satu lumbung pangan baru di Indonesia Timur.

Merauke memiliki potensi besar untuk menjadi pusat produksi pangan. Pembangunan infrastruktur sumber daya air dan konektivitas jalan akan memastikan kawasan ini mampu berproduksi sepanjang tahun serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya saat meninjau lokasi KSPP, Selasa (26/8).

Pada tahun 2025, Kementerian PU menyiapkan Detail Engineering Design (DED) untuk pengembangan tahap pertama seluas 10 ribu hektare dan studi kelayakan bagi lahan potensial seluas 1 juta hektare. Selain itu, dilakukan pembangunan jaringan irigasi rawa sepanjang 20 km, sistem pengendali banjir 20 km, serta jaringan tersier di area demplot seluas 800 hektare. Tahun berikutnya, rencana berlanjut dengan pembangunan sistem pengendali banjir 70 km dan irigasi rawa 70 km untuk memperluas hasil produksi.

Baca Juga :  Sambut HUT ke-80 RI, TNI dan Pemkab Sarmi Galakkan Penghijauan

Di sisi lain, konektivitas juga menjadi prioritas. Melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Merauke, Kementerian PU menggarap pembangunan jalan menuju KSPP Wanam sepanjang 138,5 km. Untuk segmen pertama sepanjang 58 km, sudah dibuka 51 km, termasuk 18 km timbunan material lokal dan 9 km berbatu karang. Sementara itu, segmen kedua sepanjang 80,5 km kini memasuki tahap lelang dengan target kontrak pada awal Oktober 2025.

Baca Juga :  Gubernur Papua Selatan Kawal Pembangunan Kebun Plasma 3.500 Hektare untuk Masyarakat Adat

Dengan sinergi pembangunan infrastruktur air dan jalan, KSPP Wanam diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional, membuka lapangan kerja, menciptakan peluang investasi baru, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Papua Selatan. [Red]

BERITA LAINNYA

Polres Mappi Perkuat Tata Kelola Anggaran Lewat Sosialisasi DIPA 2026
Raker Perdana KPPS 2025–2030 Dibuka, Pemuda Papua Selatan Didorong Jadi Motor Pembangunan
Stok Bapokting di Merauke Cukup, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan Harga
Kasad Pimpin Natal Bersama TNI-Polri 2026, Tekankan Perdamaian dan Pengabdian untuk Bangsa
Mentan Pimpin Rakor Serapan Gabah 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Swasembada Pangan
DPRD Merauke Minta Reklamasi Pantai Lampu Satu Dikaji Menyeluruh Libatkan Tokoh Adat
PT ACP Umumkan Rencana Penanaman Baru Sawit di Merauke Mulai 2026
Prosesi Adat Pencabutan Salib Digelar, Pembangunan PSN di Wanam Kembali Berjalan
Berita ini 23 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:38 WIT

Raker Perdana KPPS 2025–2030 Dibuka, Pemuda Papua Selatan Didorong Jadi Motor Pembangunan

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:08 WIT

Stok Bapokting di Merauke Cukup, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan Harga

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:07 WIT

Kasad Pimpin Natal Bersama TNI-Polri 2026, Tekankan Perdamaian dan Pengabdian untuk Bangsa

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:50 WIT

Mentan Pimpin Rakor Serapan Gabah 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Swasembada Pangan

Senin, 12 Januari 2026 - 09:12 WIT

DPRD Merauke Minta Reklamasi Pantai Lampu Satu Dikaji Menyeluruh Libatkan Tokoh Adat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!