Gubernur Papua Selatan Kawal Pembangunan Kebun Plasma 3.500 Hektare untuk Masyarakat Adat

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 16:38 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Boven Digoel) | Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, menegaskan komitmen pemerintah untuk mengawal percepatan pembangunan kebun plasma seluas 3.500 hektare milik masyarakat adat yang dikelola Koperasi Bog Dagon Mandiri (BDM) di Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel. (9/9)

Kebun plasma ini merupakan bagian dari kewajiban PT Tunas Sawa Erma (TSE) Group yang menyerahkan 20 persen dari Hak Guna Usaha (HGU) Blok A seluas 17.000 hektare kepada masyarakat adat pemilik hak ulayat.

Kami berterima kasih kepada TSE yang sudah menjalankan aturan. Plasma 20 persen adalah hak masyarakat dan wajib diberikan,” tegas Apolo saat dialog bersama masyarakat, PT TSE, dan PT Bina Papua Luhurkarya (BPL) di Aula PT TSE.

Dalam kesempatan itu, Apolo juga memastikan bahwa Pemprov Papua Selatan mendukung PT BPL sebagai pendamping koperasi, baik secara teknis, administrasi, maupun hukum.

Pendampingan ini penting agar koperasi bisa tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi ekonomi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Direktur PT BPL, Tulus Sianipar, menjelaskan pembangunan kebun plasma ini merupakan tindak lanjut dari Surat Perintah Kerja (SPK) yang ditandatangani pada 23 Agustus 2025. Selain membangun kebun, pihaknya juga akan memberikan pelatihan agar koperasi lebih mandiri dan berdaya saing.

Baca Juga :  Senator Irman Gusman: Bangun Papua Lewat Koperasi Desa, Jadikan Tanah Ulayat 'Live Capital'

Sementara itu, Ketua Koperasi BDM Alwesius Gembenop bersama Wakil Ketua Hermanus Mikan, serta perwakilan marga pemilik lahan, Daniel Gue, berharap dukungan penuh pemerintah dalam percepatan perizinan dan realisasi kebun plasma.

Kami ingin kebun plasma ini segera berjalan untuk masa depan anak-anak kami,” kata Daniel.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Apolo menegaskan akan terus mengawal proses pembangunan kebun plasma hingga tuntas demi kesejahteraan masyarakat adat Papua Selatan. [Red]

BERITA LAINNYA

Polres Mappi Perkuat Tata Kelola Anggaran Lewat Sosialisasi DIPA 2026
Raker Perdana KPPS 2025–2030 Dibuka, Pemuda Papua Selatan Didorong Jadi Motor Pembangunan
Stok Bapokting di Merauke Cukup, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan Harga
Kasad Pimpin Natal Bersama TNI-Polri 2026, Tekankan Perdamaian dan Pengabdian untuk Bangsa
Mentan Pimpin Rakor Serapan Gabah 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Swasembada Pangan
DPRD Merauke Minta Reklamasi Pantai Lampu Satu Dikaji Menyeluruh Libatkan Tokoh Adat
PT ACP Umumkan Rencana Penanaman Baru Sawit di Merauke Mulai 2026
Prosesi Adat Pencabutan Salib Digelar, Pembangunan PSN di Wanam Kembali Berjalan
Berita ini 5 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:41 WIT

Polres Mappi Perkuat Tata Kelola Anggaran Lewat Sosialisasi DIPA 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:38 WIT

Raker Perdana KPPS 2025–2030 Dibuka, Pemuda Papua Selatan Didorong Jadi Motor Pembangunan

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:08 WIT

Stok Bapokting di Merauke Cukup, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan Harga

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:07 WIT

Kasad Pimpin Natal Bersama TNI-Polri 2026, Tekankan Perdamaian dan Pengabdian untuk Bangsa

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:50 WIT

Mentan Pimpin Rakor Serapan Gabah 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!