InfoMatoa, (Boven Digoel) | Ikatan Keluarga Bugis Makassar (IKBM) Tanah Merah menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H / 2025 M dengan tema “Membangun Teladan Rasulullah sebagai Momentum Peringatan Iman dan Persaudaraan, Meraih Hidup Berkah”, bertempat di Sekretariat IKBM, Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.
Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua IKBM Tanah Merah, Bapak Hamiraja, dan diikuti oleh sekitar 200 orang dari masyarakat Bugis Makassar se-Tanah Merah. Hadir dalam acara ini Gubernur Papua Selatan Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T., serta sejumlah pejabat sipil, TNI-Polri, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Apolo Safanpo menekankan pentingnya peringatan Maulid Nabi sebagai momen koreksi diri di tengah kemajuan zaman. Ia mengajak masyarakat untuk kembali mengutamakan nilai-nilai keimanan dan kebersamaan, serta tidak terjebak dalam rutinitas duniawi yang mengabaikan nilai-nilai spiritual dan sosial.
“Kita perlu meneladani akhlak Rasulullah SAW dan kembali menyisihkan waktu untuk keimanan, keluarga, dan persaudaraan di tengah derasnya arus modernisasi,” ujar Gubernur.
Ketua IKBM, Bapak Hamiraja, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk syukur dan kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW serta sebagai ajang silaturahmi warga Bugis-Makassar yang jumlahnya ±7.000 jiwa di wilayah Boven Digoel.
Sementara itu, tausiah disampaikan oleh Ustadz Andi Armayadi Alghifari, S.Pd.I., M.Pd.I, dari Pondok Pesantren As’adiyah Mabbarakka, Sulawesi Selatan. Ia menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah dan memperkuat silaturahmi serta memperbanyak sholawat sebagai bentuk cinta kepada Nabi Muhammad SAW.
Peringatan ini juga diisi dengan penampilan qasidah, tari adat Bugis Makassar, penyerahan bingkisan secara simbolis oleh Gubernur, serta sesi ramah tamah. Kegiatan berjalan dengan khidmat, aman, dan lancar hingga selesai. [Red]









