InfoMatoa, (Supiori) | Pemerintah Kabupaten Supiori secara resmi meluncurkan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) untuk anak-anak sekolah. Acara pembukaan digelar di SD YPK Immanuel Ramardori, Distrik Supiori Selatan, pada Selasa (10/9).
Bupati Supiori, Heronimus Mansoben S.I.P., M.Si., memimpin langsung acara yang dihadiri sekitar 65 peserta, termasuk siswa, guru, orang tua, serta pejabat daerah seperti Kapolsek Supiori Selatan, Kepala Dinas Kesehatan dan Pendidikan, dan Kepala Distrik.
Dalam laporannya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Bastian S. Manufandu, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari program kerja Dinas Kesehatan tahun 2025, yang sejalan dengan instruksi pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Tujuan utamanya adalah memberikan akses pemeriksaan kesehatan gratis, meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan sejak dini, dan mendeteksi masalah kesehatan pada anak secara dini, termasuk stunting.
Bupati Mansoben dalam sambutannya mengungkapkan bahwa program ini merupakan ide langsung dari Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, sebagai bagian dari program Quick Wins di bidang kesehatan.
“Kami ingin program ini segera dilaksanakan dan menjadi prioritas pemerintah daerah,” ujar Bupati.
Ia menekankan pentingnya mengubah paradigma dari pengobatan setelah sakit menjadi pencegahan sebelum sakit. Dengan mendeteksi dini kesehatan anak melalui pemeriksaan rutin, diharapkan pertumbuhan dan perkembangan mereka dapat dipantau dengan baik dan stunting bisa dicegah.
“Saya mengajak semua orang tua siswa untuk memanfaatkan program ini dengan baik,” tambah Bupati.
Ia juga meminta Dinas Kesehatan untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak guna memastikan program ini terlaksana secara menyeluruh.
Setelah sambutan, tim kesehatan langsung melakukan pemeriksaan kepada para siswa, meliputi tinggi dan berat badan, serta pemeriksaan mata, gigi, dan telinga.
Diketahui, Kabupaten Supiori memiliki angka stunting yang relatif tinggi. Program PKG ini menjadi salah satu instrumen penting untuk menanggulangi masalah tersebut melalui deteksi dini dan edukasi kesehatan bagi keluarga. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan membantu menciptakan generasi yang lebih sehat di Supiori.
Acara berlangsung aman dan kondusif, dan diakhiri dengan rombongan bupati yang kembali ke Kampung Sorendiweri. [Red]









