InfoMatoa, (Mimika) | Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, tengah menyiapkan program kuliah bagi para guru yang belum memiliki ijazah sarjana. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik sekaligus memperkuat layanan pendidikan di daerah tersebut.
Dilansir dari TribunPapua.com, Penjabat Sementara (Pjs) Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Abraham Kateyau, mengatakan Dinas Pendidikan diminta segera melakukan pendataan dan verifikasi seluruh guru yang belum sarjana, baik berstatus PNS, PPPK, maupun swasta.
“Guru yang swasta juga bisa ikut, tetapi harus melampirkan rekomendasi dari yayasan tempat mereka bekerja. Rekomendasi ini menjadi dasar agar mereka bisa mengikuti program kuliah,” ujar Abraham saat memimpin apel gabungan ASN di Halaman Pusat Pemerintahan SP3, Mimika, Senin (8/9).
Ia menjelaskan, pemerintah akan menunjuk universitas tertentu sebagai tempat perkuliahan para guru. Dengan demikian, tenaga pendidik yang belum sarjana dapat memperoleh kesempatan meningkatkan kompetensinya tanpa mengganggu tugas utama di sekolah.
Hingga kini, sebagian guru sudah menyerahkan data mereka, namun masih ada sekitar separuh yang belum, terutama dari kalangan guru swasta. Abraham menegaskan agar proses pengumpulan data segera dipercepat sehingga program kuliah ini dapat segera berjalan.
“Mengenai batas waktu, kami harap dalam waktu dekat data sudah lengkap. Kalau sudah terkumpul, kami langsung masuk ke proses lanjutan,” tegasnya.
[Red]









