InfoMatoa, (Fakfak) | Upacara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, berlangsung khidmat dan meriah dengan penampilan beragam tarian rakyat khas Nusantara, Minggu (5/10).
Upacara peringatan HUT ke-80 TNI yang digelar di lapangan upacara Kabupaten Fakfak tersebut dipimpin oleh Inspektur Upacara Letkol Inf Rachmatullah Suwara, sementara Komandan Upacara dijabat Kapten Inf Muhammad Wahyu Setiawan, dengan cadangan komandan upacara Kapten Inf Christian Hendra Manonohas.
Dalam amanat Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang dibacakan oleh Letkol Inf Eko Handono, disampaikan pesan agar seluruh prajurit TNI senantiasa menjaga integritas dan kedekatan dengan rakyat.
“TNI lahir dari rakyat, bersama rakyat, dan berjuang demi rakyat,” tegas Panglima TNI dalam amanat yang disampaikan di hadapan peserta upacara.
Letkol Inf Eko Handono menambahkan, makna tema HUT TNI tahun ini menekankan pentingnya kedekatan, kebersamaan, dan sinergitas antara TNI dan seluruh komponen masyarakat.
“Makna tema HUT TNI kali ini lebih menekankan pada kedekatan, kebersamaan, dan sinergitas TNI dengan seluruh elemen bangsa,” ujarnya.
Usai pelaksanaan upacara, suasana semakin semarak dengan penampilan tarian rakyat yang memukau para tamu dan masyarakat yang hadir. Sejumlah tarian daerah ditampilkan, di antaranya Tari Tanama Cengkeh Tiga, Tari Padupa, Tari Anging Mamiri, Reog Ponorogo, hingga Joget Wayase, menggambarkan semangat persatuan dalam keberagaman budaya Nusantara.
Tidak hanya itu, penampilan Senam Komando oleh Ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana turut menambah semangat dan antusiasme peserta serta penonton yang memadati lokasi upacara.
Kegiatan HUT TNI di Fakfak juga dirangkaikan dengan pemotongan tumpeng, pembagian hadiah lomba, penyerahan sembako, serta acara ramah tamah sebagai bentuk kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
Tahun 2025 ini, TNI yang memasuki usia ke-80 mengusung tema besar “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju.” Tema tersebut mencerminkan komitmen TNI untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus memperkuat hubungan dengan rakyat sebagai pilar utama pertahanan bangsa. [Red]









