InfoMatoa, (Manokwari) | Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-126 Kabupaten Manokwari, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Manokwari menyiapkan program akta pernikahan gratis bagi masyarakat. Program ini merupakan bagian dari kegiatan Pencatatan Pernikahan Massal Tahun 2025 yang ditujukan bagi 100 pasangan suami istri, khususnya Orang Asli Papua (OAP).
Kepala Disdukcapil Manokwari, Rustam Effendi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat yang telah menikah secara agama namun belum tercatat secara resmi di pemerintah.
“Khususnya bagi mereka yang telah menikah dan diberkati di gereja, tetapi belum memiliki akta pernikahan dari pemerintah,” ujar Rustam Effendi, Minggu (5/10).
Menurut Rustam, fenomena pasangan yang telah menikah secara keagamaan tetapi belum tercatat secara administrasi masih cukup banyak di wilayah Manokwari. Karena itu, pihaknya berinisiatif menggelar program ini secara gratis sebagai bentuk pelayanan publik dalam momentum perayaan hari jadi kabupaten.
“Harapan kami semua pasangan yang belum punya akta pernikahan bisa ikut. Apalagi ini gratis,” tegasnya.
Rustam menambahkan, program Pencatatan Pernikahan Massal 2025 akan difokuskan bagi pasangan beragama Kristen, dan pihaknya akan melakukan sosialisasi langsung ke gereja-gereja serta kampung-kampung untuk menjangkau lebih banyak peserta.
Lebih dari sekadar pemberian dokumen, Rustam menilai kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat basis data kependudukan serta mewujudkan tertib administrasi di Kabupaten Manokwari.
“Program ini tidak hanya membantu masyarakat memperoleh dokumen resmi, tetapi juga mendukung pemerintah daerah dalam memperkuat data kependudukan. Ini upaya kami untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan di Manokwari,” tandasnya.
Program akta pernikahan gratis tersebut diharapkan dapat menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh warga Manokwari.[Red]









