InfoMatoa, (Merauke) | Pemerintah Provinsi Papua Selatan menggelar Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi 800.000 debitur serta meluncurkan Program Perumahan (KPP) di Aula Hotel Panda, Jalan Noari, Kabupaten Merauke, pada Senin (21/10). Kegiatan ini bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat Papua Selatan.
Dorongan untuk Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan
Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai akad massal KUR ini menjadi langkah nyata pemerintah untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui kebijakan yang berpihak pada pelaku usaha kecil.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional. Saat ini, ada lebih dari 64 juta pelaku UMKM yang menyumbang 60% PDB nasional dan menyerap 97% tenaga kerja.” ujar Paskalis.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa di Papua Selatan terdapat 3.303 pelaku UMKM Orang Asli Papua (OAP) dan 1.569 pelaku UMKM non-OAP yang terus berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi daerah. Melalui dukungan KUR, para pelaku usaha diharapkan semakin berkembang dan mandiri.
Penguatan UMKM dan Akses Modal
Paskalis menegaskan bahwa KUR tidak hanya berperan dalam pemulihan ekonomi nasional, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi rakyat. Dengan kemudahan akses modal, pelaku UMKM dapat tumbuh dari sektor informal ke sektor formal. Selain itu, mereka juga bisa memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat nasional dan global.
“Pemerintah ingin UMKM Papua Selatan tumbuh mandiri, kuat, dan berdaya saing tinggi.” tegasnya.
Ia pun mengapresiasi dukungan pemerintah pusat, kementerian terkait, serta lembaga penyalur KUR yang telah bekerja sama dengan baik. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan ekonomi daerah.
Langkah Nyata Pemerataan Pembangunan
Setelah sambutan, acara berlanjut dengan penandatanganan simbolis akad massal KUR dan sesi virtual bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait. Momentum ini sekaligus menandai peluncuran Program Perumahan di Papua Selatan. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berupaya memperkuat pemberdayaan UMKM, mempercepat penyediaan hunian layak, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, program ini menjadi tonggak penting dalam pemerataan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan warga di kawasan timur Indonesia.
[Red]









