InfoMatoa, (Jayawijaya) | Ret-Ret ke-1 Persekutuan Kaum Wanita (Perkwan) Gereja Kemah Injil (Kingmi) Klasis Baliem Tengah berlangsung di Gereja Kingmi Moria, Kampung Walelagama, Distrik Walelagama, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, pada Selasa (21/10). Kegiatan ini mengangkat tema “Menangkan Jiwa Bagi Kerajaan Surga” dan subtema “Wanita Bijak Membangun Rumah dan Kerajaannya”. Lebih dari 1.000 peserta dari berbagai jemaat hadir untuk memperkuat iman dan kebersamaan.
Perempuan sebagai Pilar Iman dan Keluarga
Ketua Klasis Baliem Tengah, Pdt. Yafet Waga, memimpin langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Ketua Biro Pelayanan Klasis Baliem Tengah, Debora Haluk, S.Ap, menekankan pentingnya peran perempuan dalam memperdalam hubungan dengan Tuhan dan membangun keluarga yang kuat.
“Ret-ret ini menjadi ruang pembinaan karakter dan wadah bagi perempuan untuk meneguhkan panggilan iman mereka.” ujar Debora.
Ia berharap kegiatan ini melahirkan perempuan tangguh yang mampu menebarkan kasih dan nilai positif di tengah masyarakat.
Dukungan Pemerintah terhadap Pembinaan Perempuan
Bupati Jayawijaya, Athenius Murib, mengapresiasi kegiatan ini karena mendukung pembinaan moral dan spiritual masyarakat Baliem Tengah. Menurutnya, ibu-ibu gereja berperan penting dalam membimbing generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif modernisasi. Selain itu, Perwakilan Gubernur Papua Pegunungan, Elay Giban, menilai kaum wanita sebagai tulang punggung pelayanan gereja dan motor penggerak sosial yang berlandaskan kasih serta keimanan.
Sinergi Pemerintah dan Gereja untuk Papua
Wakil Menteri Dalam Negeri, Dr. Ribka Haluk, juga hadir memberikan dukungan. Ia menegaskan pentingnya peran perempuan dalam menjaga moral, membangun karakter anak muda, serta memperkuat toleransi antarumat beragama.
“Perempuan Papua memiliki kekuatan spiritual dan sosial yang harus terus diberdayakan demi kemajuan bersama.” tutur Ribka.
Sebagai wujud dukungan, Ribka menyerahkan bantuan dana sebesar Rp100 juta. Bantuan serupa juga diberikan oleh Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) Jhon Tabo, S.E., M.B.A, untuk memastikan kelancaran kegiatan.
Kegiatan Ret-Ret Ke-1 Perkwan Kingmi Baliem Tengah berlangsung selama empat hari, dari 21 hingga 25 Oktober 2025. Rangkaian acaranya mencakup ibadah, pembinaan rohani, dan sesi motivasi bagi kaum perempuan. Melalui kegiatan ini, gereja dan pemerintah berharap lahir perempuan beriman, mandiri, serta berperan aktif dalam membangun masyarakat dan memperkuat nilai spiritual di Papua Pegunungan. [Red]









