InfoMatoa, (Mimika) | Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, yang dikepalai oleh Elisabeth Cenawatin, menggelar Festival Budaya Amungme-Kamoro bernuansa nusantara pada Jumat (7/11) di halaman GOR Futsal Mimika.
Festival ini menampilkan pakaian adat, tarian tradisional, dan ukiran khas suku Amungme dan Kamoro. Selain itu, berbagai komunitas budaya nusantara di Mimika turut berpartisipasi, sehingga suasana festival semakin meriah dan berwarna.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan dalam sambutannya bahwa Mimika merupakan daerah yang majemuk dan menjadi rumah bagi seluruh warga dari beragam latar belakang budaya, bahasa, dan agama.
“Mimika ini rumah kita, di mana kita semua berkumpul. Rumah ini milik Amungme-Kamoro, jadi kita semua yang datang mari kita jaga,” ujar Bupati Johannes Rettob saat membuka festival.
Ia menambahkan bahwa festival budaya menjadi sarana penting untuk memperkenalkan serta melestarikan budaya daerah. Dengan demikian, masyarakat semakin mengenal budaya Mimika secara luas dan menjadikannya kebanggaan mereka.
“Kegiatan ini betul-betul bisa kita nikmati bersama. Mari kita buat festival ini menjadi iven besar yang membanggakan Mimika,” ucapnya.
Elisabeth Cenawatin menjelaskan bahwa festival ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan dan mengembangkan kebudayaan lokal Amungme dan Kamoro. Selain itu, kegiatan ini mempererat hubungan antarsuku di Mimika.
“Kami tampilkan semuanya, tapi yang paling ditonjolkan adalah Amungme dan Kamoro,” ujar Elisabeth.
Dengan suksesnya festival, masyarakat Mimika semakin menyadari pentingnya keberagaman budaya. Harapannya, kesadaran ini mendorong warga menjaga kekayaan budaya bersama, memperkuat jati diri daerah, dan memperkokoh persaudaraan di Tanah Papua. [Red]









