40 Peserta Pelatihan Pemandu Ekowisata Teluk Wondama Jalani Praktik Lapangan Intensif di Bukit Aitumieri

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 12:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Teluk Wondama) | Sebanyak 40 peserta pelatihan pemandu ekowisata di Kabupaten Teluk Wondama mengikuti sesi praktik lapangan intensif di kawasan situs bersejarah Bukit Aitumieri. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian pelatihan Pemandu Ekowisata. Melalui kegiatan ini, Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Teluk Wondama berupaya meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata di daerah.

Para peserta berasal dari empat distrik berbeda. Selanjutnya, instruktur berpengalaman dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Papua Barat membimbing mereka secara langsung. Instruktur tersebut yakni Ketua HPI Papua Barat Matias Rumbruren serta Yansen Saragih dari Bidang Pelatihan dan Pengembangan HPI Papua Barat.

Berbeda dengan sesi teori di dalam ruangan, praktik lapangan di Bukit Aitumieri menuntut peserta menerapkan keterampilan kepemanduan secara langsung. Para instruktur tidak hanya memberi arahan. Namun demikian, mereka juga memperagakan role-play profesional. Peragaan itu mencakup cara menyapa wisatawan, menyampaikan informasi, hingga mengakhiri perjalanan secara aman dan berkesan.

Baca Juga :  Persiapkan Hadapi Ancaman Bencana, Tim Reaksi Cepat dan Relawan Ikuti Pelatihan BPBPK Pegunungan Bintang

Dalam simulasi tersebut, peserta mempelajari sejumlah teknik penting, antara lain:

  • Teknik Interpretasi: Cara mengemas sejarah Aitumieri dan kekayaan alamnya menjadi cerita menarik bagi wisatawan.
  • Manajemen Perjalanan: Mengatur ritme pendakian, menjaga kenyamanan dan keamanan, serta mengoordinasikan kelompok selama perjalanan.

Yansen Saragih menjelaskan bahwa praktik lapangan menjadi inti kemampuan seorang pemandu.

Peserta kami ajak melihat dan mempraktikkan langsung bagaimana memandu wisatawan dengan benar, agar mereka siap dan percaya diri di lapangan,” ujarnya.

Antusiasme peserta tampak sepanjang kegiatan. Mereka aktif bertanya, mencoba memandu kelompok secara mandiri, serta menerima evaluasi langsung dari instruktur. Salah satu peserta, Syane Suabey dari Distrik Wasior, mengungkapkan pengalamannya.

Awalnya saya hanya tahu tempatnya saja, tetapi bingung bagaimana membuatnya menarik bagi wisatawan. Setelah dicontohkan langsung, saya sadar pemandu bukan hanya penunjuk jalan, melainkan juga pencerita dan penjaga keselamatan,” katanya.

Sementara itu, Matias Rumbruren menilai Bukit Aitumieri sebagai lokasi yang ideal untuk praktik. Menurutnya, kawasan ini memiliki medan menantang dan kaya nilai sejarah.

Ekowisata menuntut kemampuan storytelling yang kuat, terutama di situs-situs seperti Aitumieri,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, 40 peserta diharapkan mampu menjadi pemandu ekowisata profesional. Selain itu, mereka diharapkan dapat meningkatkan standar pelayanan pariwisata sekaligus berkontribusi pada ekonomi lokal Teluk Wondama. [Red]

BERITA LAINNYA

Pemkab Manokwari Tertibkan Kios Liar Pelabuhan Jelang Pesparawi 2026, Pedagang Dapat Santunan
BPK Temukan Dua Masalah Serius Layanan Kesehatan di Teluk Wondama: Tenaga Medis Terbatas, Sarpras Belum Memadai
Bupati Hasan Achmad Tegaskan Komitmen Percepatan SDM Kaimana Lewat Pendidikan, 24 Mahasiswa RPL Unimuda Diyudisium
Polres Fakfak Tegaskan Zero Tolerance Penyimpangan Anggaran, Kapolres: Setiap Rupiah adalah Amanah Rakyat
Ratusan Muslimah Wahdah Islamiyah Teluk Bintuni Ikuti Daurah Ramadhan, Siap Sambut Bulan Suci dengan Ilmu dan Akhlak
Pemkab Pegunungan Arfak Dorong Pendirian BUMD, Strategi Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Efisiensi Anggaran Pusat, Pemkab Manokwari Kaji Ulang Pembiayaan Honorer
Kepala BLK Fakfak Dorong Pemerintah Perkuat SDM Lokal Hadapi Lonjakan Investasi
Berita ini 1 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:09 WIT

Pemkab Manokwari Tertibkan Kios Liar Pelabuhan Jelang Pesparawi 2026, Pedagang Dapat Santunan

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:17 WIT

BPK Temukan Dua Masalah Serius Layanan Kesehatan di Teluk Wondama: Tenaga Medis Terbatas, Sarpras Belum Memadai

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:46 WIT

Bupati Hasan Achmad Tegaskan Komitmen Percepatan SDM Kaimana Lewat Pendidikan, 24 Mahasiswa RPL Unimuda Diyudisium

Senin, 12 Januari 2026 - 12:04 WIT

Polres Fakfak Tegaskan Zero Tolerance Penyimpangan Anggaran, Kapolres: Setiap Rupiah adalah Amanah Rakyat

Minggu, 11 Januari 2026 - 17:11 WIT

Ratusan Muslimah Wahdah Islamiyah Teluk Bintuni Ikuti Daurah Ramadhan, Siap Sambut Bulan Suci dengan Ilmu dan Akhlak

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!