InfoMatoa, (Mamberamo Raya) | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamberamo Raya menggelar diskusi dan tukar pikiran bersama tokoh masyarakat Kampung Kasonaweja. Kegiatan berlangsung di Rumah Adat Baru, Jalan Baru Kasonaweja, Distrik Mamberamo Tengah. Agenda ini bertujuan menyerap langsung aspirasi masyarakat terkait isu pembangunan di wilayah setempat. (11/11)
Dalam sambutannya, Maria Rofek menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen DPRD untuk mendengar masukan masyarakat dari berbagai kampung.
“Kami hadir di sini untuk mendengarkan, menampung, dan membawa aspirasi masyarakat Kasonaweja ke forum DPRD. Apa yang disampaikan hari ini akan menjadi dasar dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.” ujar Maria.
Usulan Pembangunan Ekonomi dan Infrastruktur
Dalam sesi diskusi, para tokoh masyarakat menyampaikan berbagai usulan prioritas pembangunan. Tokoh pemuda Yosua Bilasi mengusulkan pembangunan pasar baru untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Pasar sangat penting bagi mama-mama penjual dan pelaku usaha kecil. Tapi lokasi pasar harus jelas agar tidak menimbulkan sengketa.” katanya.
Sementara itu, perwakilan tokoh perempuan Dila Tawam menyoroti persoalan pajak dan hak ulayat yang sering menghambat aktivitas ekonomi.
“Banyak orang mengaku memiliki hak ulayat di lokasi pasar, sehingga pajak tidak berjalan. Ini harus segera diselesaikan.” ungkapnya.
Selain pasar, warga juga menekankan kebutuhan pembangunan air bersih, lampu jalan, pemakaman umum, serta pengaturan harga BBM dan transportasi.
DPRD Siap Tindak Lanjut Aspirasi Warga
Plt. Kepala Kampung, Maikel Fiang, mengingatkan pentingnya regulasi jelas dalam pengelolaan pelabuhan dan bandara agar tidak menimbulkan konflik di lapangan.
Menanggapi hal tersebut, Maria Rofek memastikan DPRD akan menindaklanjuti hasil diskusi melalui rapat resmi bersama pemerintah daerah.
“Semua aspirasi yang disampaikan akan kami bawa ke rapat DPRD. Pemerintah pasti akan memperhatikan pembangunan yang paling dibutuhkan masyarakat, seperti pasar dan pelabuhan, karena hal itu berpengaruh langsung pada ekonomi daerah.” jelasnya.
Diskusi yang digagas DPRD Mamberamo Raya ini menjadi bukti nyata bahwa lembaga legislatif hadir langsung di tengah masyarakat untuk memperjuangkan aspirasi rakyat. Melalui kegiatan ini, DPRD berkomitmen menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah agar pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan meningkatkan kesejahteraan warga Mamberamo Raya. [Red]









