Momentum Bersejarah: Dewan Adat Papua Rumuskan Arah Baru Perlindungan Hak Masyarakat Adat

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 12:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Sarmi) | Dewan Adat Papua resmi membuka Pleno ke XVIII di Aula Kantor Sekretaris Daerah Kabupaten Sarmi. Kegiatan ini mengangkat tema “Konsolidasi Kelembagaan dan Advokasi Hak-Hak Dasar Masyarakat Adat Papua dalam Konteks Sosial Politik Kekinian” dan dihadiri seluruh ketua Dewan Adat se-Tanah Papua, termasuk Ketua Umum Dewan Adat Papua, para ketua wilayah adat Saireri, Bomberai, Domberai, Lapago, Animha, dan Mepago, serta tokoh agama, perempuan, adat, dan masyarakat. (20/11)

Perkuat Konsolidasi Organisasi Adat

Ketua Umum Dewan Adat Papua, Yakonias Wabrar, menekankan bahwa pleno menjadi ruang strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi adat. Ia menambahkan bahwa masyarakat adat membutuhkan sistem perlindungan yang kuat untuk hak atas tanah, budaya, kesehatan, pendidikan, dan partisipasi dalam pengambilan keputusan. Selain itu, Wabrar menyoroti perubahan pesat, termasuk investasi, migrasi, dan isu keamanan. Oleh karena itu, Dewan Adat Papua harus memiliki agenda advokasi yang jelas. Agenda tersebut meliputi pemetaan wilayah adat, penyusunan basis data, dan kerja sama dengan gereja, kampus, serta lembaga masyarakat sipil.

Baca Juga :  Bupati Dominggus Catue Pimpin Upacara Haornas Ke-42 di Sarmi

Dukungan Pemerintah Daerah untuk Masyarakat Adat

Bupati Sarmi, Dominggus Catue, menegaskan pemerintah daerah mendukung penuh penguatan lembaga adat sebagai mitra strategis pembangunan. Ia menjelaskan bahwa perlindungan hak-hak dasar masyarakat adat harus sejalan dengan kebijakan nasional, termasuk Otonomi Khusus, pemekaran provinsi, pembangunan infrastruktur, dan investasi. Menurutnya, masyarakat adat harus menjadi subjek utama pembangunan. Oleh sebab itu, kelembagaan adat yang solid menjadi kunci. Bupati juga memastikan pemerintah akan mendukung pemetaan wilayah adat, perlindungan hak ulayat, serta pelibatan tokoh adat, pemuda, dan perempuan dalam perumusan kebijakan daerah.

Baca Juga :  BMP Jayapura Serukan Stabilitas Keamanan dan Dukung Pemerintah

Setelah pembukaan, pleno berlanjut dengan pembahasan materi selama tiga hari, dari 20 hingga 22 November 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merumuskan arah baru perlindungan hak masyarakat adat. Selain itu, pleno memperkuat identitas kultural Papua dan merespons dinamika sosial politik yang terus berkembang di Tanah Papua. [Red]

BERITA LAINNYA

Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Pasar Ikan Fandoi di Biak Numfor, Borong Ikan Baronang dan Panjang
Dua Nelayan Asal Jayapura Hanyut, Pencarian Diperluas Hingga Perairan Papua Nugini
Kecelakaan Laut di Perairan Saireri, Sembilan Penumpang Speed Boat Selamat Berkat Respons Cepat Satpolairud Polres Waropen
Natal Bersama FSP-ASN Jayapura, Wabup Haris Apresiasi Loyalitas Pensiunan
Dapur Nasional Polda Papua Jadi Garda Depan Pemenuhan Gizi Pelajar
Guru Se-Kabupaten Jayapura Geruduk Kantor DPR, Tagih Hak Gaji ULP hingga Tunjangan Profesi yang Belum Dibayar
Ratusan Warga Waropen Gelar Aksi Tuntut Perombakan Pejabat dan Transparansi Keuangan Daerah
Dukung Asta Cita Presiden, Polda Papua Gelar Panen Raya Jagung Serentak di Koya Barat
Berita ini 9 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:33 WIT

Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Pasar Ikan Fandoi di Biak Numfor, Borong Ikan Baronang dan Panjang

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIT

Dua Nelayan Asal Jayapura Hanyut, Pencarian Diperluas Hingga Perairan Papua Nugini

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:10 WIT

Kecelakaan Laut di Perairan Saireri, Sembilan Penumpang Speed Boat Selamat Berkat Respons Cepat Satpolairud Polres Waropen

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:34 WIT

Natal Bersama FSP-ASN Jayapura, Wabup Haris Apresiasi Loyalitas Pensiunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:23 WIT

Dapur Nasional Polda Papua Jadi Garda Depan Pemenuhan Gizi Pelajar

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!