Rapat Koordinasi Program Makanan Bergizi Gratis Digelar di Jayapura, Bahas Penguatan Layanan hingga Tantangan Lapangan

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 08:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Jayapura) | Pemerintah Provinsi Papua bersama UNICEF dan pemangku kepentingan lintas sektor membuka Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Ball Room Horison Kotaraja, Kota Jayapura, Rabu (26/11). Sekitar 80 peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor UNICEF Tanah Papua, Aminuddin Mohammad Ramdan.

Peserta Rakor dan Arah Pembahasan

Rakor tersebut menghimpun sejumlah pejabat daerah dan perwakilan instansi. Peserta berasal dari Staf Ahli Gubernur Papua, Mathias Benoni Mano, Kasubbag TU KPPG Jayapura, Erwin Livenston Stepanus Awom, Wakil Kepala Region MBG Papua, pejabat Polda Papua, Kodam XVII/Cenderawasih, Kejati Papua, serta para kepala SPPG.

Dalam sambutannya, Erwin Livenston menjelaskan keberadaan 190 dapur program yang beroperasi di Tanah Papua. Dapur ini menyediakan makanan bergizi bagi kelompok rentan. Ia juga menekankan perlunya masukan teknis antarwilayah. Masukan tersebut dianggap penting untuk menjaga standar pelaksanaan program, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak PAUD. Selain itu, ia menilai penguatan operasional dan pengawasan di Kota Jayapura serta wilayah 3T sangat mendesak.

Baca Juga :  Ketua LMA Sarmi Ajak Masyarakat Dukung Program Pemerintah dan Jaga Keamanan Daerah

Komitmen Program MBG dan Tantangan Lapangan

Kepala Kantor UNICEF Tanah Papua, Aminuddin Mohammad Ramdan, menegaskan bahwa Program MBG merupakan prioritas nasional. Ia juga menekankan pentingnya konsistensi pelaksanaan program untuk memenuhi gizi anak-anak Papua. Aminuddin mengingatkan seluruh pihak agar menjaga kualitas serta keamanan makanan. Ia menyatakan bahwa komitmen tersebut dapat mencegah kontaminasi atau kasus keracunan. UNICEF juga memberi apresiasi kepada Pemprov Papua atas kolaborasi dalam evaluasi dan mitigasi masalah program.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Papua, Mathias Benoni Mano, menjelaskan alasan ketidakhadiran Gubernur Papua. Gubernur sedang menangani kasus investigasi kematian ibu hamil. Ia kembali menegaskan bahwa Program MBG menjadi investasi jangka panjang untuk menekan angka stunting yang terus meningkat di Papua. Pelaksanaan program harus dikawal satgas dan SPPG agar kualitas makanan tetap higienis dan bernutrisi.

Pembukaan rakor berlangsung dengan pemukulan tifa oleh Mathias Benoni Mano. Setelah sesi foto bersama, kegiatan berlanjut dengan penyampaian materi oleh KPPG Jayapura. Materi tersebut berfokus pada situasi serta tantangan Program MBG di lapangan.

Baca Juga :  Kunjungan Wapres Gibran ke Papua, Polda Siapkan Pola Pengamanan Terpadu

Menurut paparan Erwin Livenston, sekitar 7.050 personel SPPG kini bertugas di Tanah Papua. Ia juga menyebutkan keberadaan 159 dapur yang melayani sekitar 400.000 penerima manfaat. Penerima tersebut mencakup anak sekolah, balita, dan ibu hamil. Tantangan program meliputi gangguan kamtibmas, penolakan masyarakat, keterbatasan pasokan pangan, serta kurangnya SDM terlatih untuk mengelola dapur dan standar gizi.

Dalam sesi diskusi, sejumlah usulan mengemuka. Peserta rapat mendorong penyempurnaan kontrak kerja tenaga SPPG. Mereka juga mengusulkan kewajiban keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan. Selanjutnya, peserta menilai perlunya pembangunan lumbung pangan di wilayah akses terbatas. Mereka berharap layanan program dapat dipercepat di daerah yang belum optimal seperti Supiori, Mamberamo, dan Waropen. Usulan pembentukan Pokja Percepatan MBG tingkat provinsi juga mencuat. Pokja ini dinilai penting untuk memperkuat koordinasi dan melibatkan pelaku ekonomi lokal, termasuk OAP, dalam penyediaan bahan pangan. [Red]

BERITA LAINNYA

Program Makan Bergizi Gratis Tingkatkan Kehadiran dan Semangat Belajar Siswa di Jayapura
Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Pasar Ikan Fandoi di Biak Numfor, Borong Ikan Baronang dan Panjang
Dua Nelayan Asal Jayapura Hanyut, Pencarian Diperluas Hingga Perairan Papua Nugini
Kecelakaan Laut di Perairan Saireri, Sembilan Penumpang Speed Boat Selamat Berkat Respons Cepat Satpolairud Polres Waropen
Natal Bersama FSP-ASN Jayapura, Wabup Haris Apresiasi Loyalitas Pensiunan
Dapur Nasional Polda Papua Jadi Garda Depan Pemenuhan Gizi Pelajar
Guru Se-Kabupaten Jayapura Geruduk Kantor DPR, Tagih Hak Gaji ULP hingga Tunjangan Profesi yang Belum Dibayar
Ratusan Warga Waropen Gelar Aksi Tuntut Perombakan Pejabat dan Transparansi Keuangan Daerah
Berita ini 5 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:00 WIT

Program Makan Bergizi Gratis Tingkatkan Kehadiran dan Semangat Belajar Siswa di Jayapura

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:33 WIT

Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Pasar Ikan Fandoi di Biak Numfor, Borong Ikan Baronang dan Panjang

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIT

Dua Nelayan Asal Jayapura Hanyut, Pencarian Diperluas Hingga Perairan Papua Nugini

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:10 WIT

Kecelakaan Laut di Perairan Saireri, Sembilan Penumpang Speed Boat Selamat Berkat Respons Cepat Satpolairud Polres Waropen

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:34 WIT

Natal Bersama FSP-ASN Jayapura, Wabup Haris Apresiasi Loyalitas Pensiunan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!