InfoMatoa, (Serui) | Pemda Kabupaten Kepulauan Yapen bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) menggelar Parade Menyambut Natal dan Tahun Baru sekaligus Kampanye Penanggulangan AIDS, Senin (1/12) di Kampung Menawi, Distrik Angkaisera. Wakil Bupati Yapen, Roi Palunga, memimpin langsung kegiatan ini dan mengajak ribuan peserta dari unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jemaat gereja se-Kabupaten Yapen untuk ambil bagian.
Acara membuka rangkaian kegiatan dengan doa bersama. Setelah itu, sambutan resmi menyampaikan makna parade sebagai ungkapan syukur umat Kristiani dalam menyambut kelahiran Yesus Kristus. Roi Palunga menilai kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni. Selain itu, ia menegaskan bahwa momentum ini memperkuat iman dan rasa syukur masyarakat dengan penuh sukacita.
“Kegiatan ini adalah wujud sukacita menyambut kelahiran Tuhan Yesus Kristus. Kami berharap perayaan ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi menghadirkan sukacita bagi seluruh masyarakat dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam iman,” ujar Roi Palunga.
Selain nuansa Natal, parade ini membawa pesan sosial penting tentang penanggulangan AIDS. Pemerintah mengajak masyarakat memahami bahaya HIV/AIDS. Selain itu, pemerintah mendorong kepedulian terhadap kesehatan generasi muda. Kehadiran tokoh lintas agama, mulai dari Ketua FKUB hingga Ketua MUI Yapen, menegaskan sinergi mereka dalam mendorong kampanye kesehatan tanpa sekat keagamaan.
Dalam kesempatan yang sama, Roi Palunga mengimbau seluruh peserta parade agar menjaga ketertiban. Selain itu, ia menekankan pentingnya kewaspadaan bagi pengemudi kendaraan yang mengikuti arak-arakan.
“Kami minta semua sopir dan pemilik kendaraan menjaga keselamatan. Jangan ugal-ugalan, jaga jarak aman, dan tetap waspada terutama saat melewati tanjakan,” tegasnya.
Parade ini memulai perjalanan dari Kampung Menawi dan menutup rangkaiannya di Alun-alun Trikora Serui. Setelah itu, panitia melanjutkan kegiatan dengan Malam Renungan AIDS Nusantara (MRAN) sebagai simbol komitmen daerah dalam memerangi penyebaran HIV/AIDS melalui edukasi, kampanye public awareness, dan partisipasi masyarakat.
Pemda Kabupaten Kepulauan Yapen menegaskan bahwa momentum Natal dan Tahun Baru tidak hanya membawa sukacita rohani. Selain itu, pemerintah ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan, mencegah penyebaran AIDS, dan mempererat persaudaraan. [Red]









