InfoMatoa, (Jayapura) | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mengeluarkan peringatan dini terkait potensi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir, yang mengancam enam wilayah di Papua. Kesiapsiagaan ini muncul karena intensitas hujan diperkirakan meningkat akibat perubahan iklim.
Plt. Kepala BPBD Papua, B. Wisnu Raditya, menyebutkan enam daerah yang memiliki potensi tinggi terdampak banjir, yaitu: Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Waropen, dan Kabupaten Sarmi.
“Kita sudah sampaikan ke semua BPBD kabupaten/kota untuk tetap waspada, sekaligus meminta mereka untuk menyampaikan edukasi kepada masyarakat terkait penyebab banjir dan langkah-langkah yang perlu diantisipasi,” kata Wisnu Raditya.
Edukasi dan Mitigasi Berbasis Masyarakat
BPBD Papua mengoordinasikan langkah-langkah pencegahan di tingkat kabupaten/kota untuk mengantisipasi dan memitigasi risiko. Fokus utamanya adalah edukasi masyarakat mengenai kesiapsiagaan bencana, termasuk praktik yang dapat mencegah atau memperburuk banjir.
Edukasi yang BPBD dorong meliputi hal-hal praktis seperti:
- Menyiapkan tempat khusus untuk menyimpan peralatan dan dokumen penting.
- Meminta masyarakat tidak membuang sampah sembarangan di sungai atau saluran air.
- Mengimbau warga untuk tidak menebang pohon di area perbukitan dan daerah resapan air.
Wisnu Raditya mengingatkan bahwa banjir yang melanda beberapa wilayah di Indonesia, seperti di Sumatera Utara (Tapanuli dan Sibolga), banyak terjadi karena perambahan hutan dan kerusakan lingkungan.
“Karena banjir yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia Barat seperti Tapanuli dan Sibolga disebabkan oleh perambahan hutan,” jelasnya, menekankan pentingnya menjaga daerah hulu.
BPBD Papua juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti petunjuk serta informasi terbaru mengenai kondisi cuaca dan bencana hidrometeorologi dari sumber resmi seperti BMKG dan BPBD setempat. Kesiapsiagaan kolektif diharapkan mampu meminimalisir dampak kerugian akibat bencana. [Red]









