InfoMatoa, (Kota Jayapura) | Semangat persatuan dan cinta tanah air kembali digaungkan dari akar rumput. Masyarakat Kampung Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan bertema “Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Mulai dari Kampung” yang berlangsung di Pelataran Rumah Keondoafian Kampung Waena, (3/11).
Ondofolo Kampung Waena, Richard Ohee, memimpin langsung kegiatan tersebut dan berperan sebagai koordinator utama. Acara itu juga mempertemukan berbagai tokoh masyarakat, adat, dan agama, antara lain Dortheya Okoka (Istri Ondofolo), Costan Modouw (Ketua BMP-RI Kampung Waena), Kedor Modouw (Juru Bicara Keondoafian), Kornelinus Modouw (Kepala Suku Modouw), Gustav Ohee (Kepala Suku Ohee), serta Pdt. Yustus Ohee (Tokoh Agama).
Doa oleh Pdt. Yustus Ohee mengawali rangkaian acara, kemudian sambutan pembukaan oleh Marselina Modouw, anggota BMP-RI Kampung Waena. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto, terhadap pembangunan manusia Papua.
“Ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah untuk membangun masyarakat Papua. Dengan semangat kebangsaan, mari kita sukseskan kegiatan hari ini.” ujarnya.
Sementara itu, Costan Modouw, Ketua BMP-RI Kampung Waena, menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan cara pandang yang menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok.
“Indonesia adalah bangsa majemuk. Kita dipersatukan oleh Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika. Karena itu, setiap warga memiliki tanggung jawab menjaga persatuan dan menolak paham yang memecah belah bangsa.” kata Costan.
Ia kemudian menambahkan pesan penting bagi peserta kegiatan.
“Mari terus menjaga persaudaraan, memperkuat gotong royong, dan membangun Papua yang maju dalam bingkai NKRI.” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Richard Ohee, selaku Ondofolo Kampung Waena, menegaskan pentingnya memperkuat nilai-nilai nasionalisme dari tingkat kampung.
“Persatuan dan kesatuan harus dimulai dari kampung. Nilai nasionalisme bukan sekadar kata-kata, tetapi tindakan nyata yang diwujudkan melalui solidaritas dan kepedulian sosial.” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menanamkan semangat kebangsaan kepada generasi muda.
“Kampung Waena harus menjadi teladan bagi kampung lain di Papua, kampung yang damai, bersatu, dan berdaya.” ujar Richard Ohee.
Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama, pembagian bantuan sosial, serta ramah tamah antarwarga sebagai wujud kebersamaan dan gotong royong. Selain mempererat hubungan sosial, kegiatan tersebut menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas kebangsaan.
Sebagai penutup, kegiatan ini menjadi simbol kebangkitan semangat kebangsaan di tingkat kampung. Dari Waena, pesan persatuan bergema untuk seluruh Tanah Papua bahwa kemajuan dan kedamaian hanya dapat terwujud jika masyarakat bersatu dalam semangat cinta tanah air dan kebersamaan. [Red]









