InfoMatoa, (Jayapura) | Mahasiswa asal Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang sedang menempuh studi di Jayapura menerima kunjungan kasih dan bantuan sembako Natal dari Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah pusat menyalurkan bantuan tersebut melalui lembaga adat. Ondofolo Yoka memimpin langsung penyerahan bantuan kepada mahasiswa di Asrama Nayak 3, Padang Bulan, Kota Jayapura, pada Selasa (16/12).
Program ini menjadi wujud nyata perhatian Pemerintah Pusat kepada mahasiswa Papua menjelang perayaan Natal 2025.
Ondofolo Kampung Yoka, David Mebri, menjelaskan bahwa pemerintah pusat memberikan kepercayaan langsung melalui lembaga adat dan pemuda setempat. Mereka menerima amanat untuk mengunjungi seluruh asrama yang berada di atas hak ulayat Kampung Yoka.
“Negara memberikan kepercayaan dan berpesan untuk mengunjungi semua asrama yang ada di atas hak ulayat Kampung Yoka. Untuk itu kami berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto,” kata Mebri.
Ondofolo Yoka menyebut bantuan ini terwujud setelah melalui proses advokasi yang panjang. Ia mengaku telah menyampaikan aspirasi tersebut kepada beberapa presiden sebelumnya. Ia menilai kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan pemahaman dan keberpihakan kepada masyarakat di Tanah Papua.
Mebri menegaskan bahwa kunjungan ini tidak hanya berfokus pada bantuan materi. Ia mengatakan kegiatan ini juga bertujuan membangun kesadaran persatuan di kalangan generasi muda Papua.
“Siapa lagi yang akan membangun kalau bukan kita, generasi muda ini. Adat juga memberikan kontribusi terhadap pembangunan di atas Tanah Papua. Jadi untuk itu, kita harus bersatu,” tegas Ondofolo Yoka.
Ia berpesan kepada mahasiswa agar tetap fokus pada pendidikan dan tidak mudah terprovokasi. Ia berharap mahasiswa mampu meraih cita-cita dan kembali ke daerah asal untuk menjadi pemimpin.
“Bapak mengajak adik-adik mahasiswa untuk berjuang mengejar ilmu dan cita-cita, capailah. Karena orang tua punya harapan anak-anak kuliah, kembali ke daerah menjadi pemimpin. Ada yang akan jadi bupati, ada yang jadi gubernur dari adik-adik yang ada di asrama ini,” harap Mebri.
Ketua Asrama Nayak 3 Mahasiswa Jayawijaya, Otto Wamu, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan tersebut.
“Kami bersyukur kepada Tuhan karena Tuhan begitu baik sehingga kami bisa bertemu dengan Bapak Ondo serta pemuda-pemudi Kampung Yoka di Asrama Nayak 3. Kami menyampaikan banyak terima kasih atas kunjungan kasih kepada kami mahasiswa,” ujar Wamu.
Wamu mengaku kunjungan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa. Ia mengatakan kegiatan tersebut membuka relasi yang selama ini belum terjalin dengan lembaga adat setempat. Ia menegaskan kesiapan mahasiswa Asrama Nayak 3 untuk berkolaborasi dengan Kampung Yoka dalam kegiatan adat maupun gereja ke depan.
Program kunjungan kasih ini diharapkan dapat mempererat kolaborasi antara komunitas mahasiswa dan masyarakat adat di wilayah studi. Kegiatan ini juga menunjukkan kepedulian pemerintah pusat menjelang perayaan Natal. [Red]









