InfoMatoa, (Kota Jayapura) | Pada Selasa (12/8), berlangsung Sarasehan bertajuk “Papua Bersatu, Indonesia Maju Menuju Generasi Sehat, Ekonomi Mandiri dan Kampung Terpadu” di Ballroom Hotel Grand Tabi, Distrik Jayapura Selatan, Papua. Kegiatan ini digelar secara virtual bersama Kepala BIN, Menteri Koperasi dan UKM, Menteri Desa PDTT, serta Kepala Badan Gizi Nasional, dan dihadiri sekitar 150 peserta dari unsur pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan akademisi.

Acara dibuka dengan lagu Indonesia Raya dan tarian adat, dilanjutkan sambutan pejabat terkait. Gubernur Papua Tengah menekankan pentingnya percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembentukan koperasi desa, dan peningkatan layanan kesehatan ibu hamil. Kepala BIN menegaskan bahwa Papua menjadi prioritas nasional dengan mendorong kolaborasi pusat dan daerah. Menteri Koperasi dan UKM menyoroti peran koperasi desa berbasis budaya lokal serta menyerahkan SK Badan Hukum Koperasi Desa Maju Papua.
Menteri Desa PDTT menegaskan bahwa pembangunan desa tetap menjadi prioritas, sementara Kepala Badan Gizi Nasional memaparkan rencana implementasi MBG dengan bahan baku lokal dan pemberdayaan mama-mama Papua sebagai pengelola dapur. Dalam kesempatan itu, Kabinda Papua, bersama pejabat lainnya, turut menyaksikan penyerahan bantuan, merchandise, SK koperasi, serta penandatanganan piagam komitmen Program TEKAD.
Acara juga ditandai dengan ground breaking pembangunan SPPG di Papua secara simbolis melalui pemukulan tifa, serta deklarasi dukungan kepala suku terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN).
Dalam sesi dialog, perwakilan kepala suku dari wilayah Tabi dan Saereri menyampaikan aspirasi, di antaranya permintaan pemenuhan hak kepala suku, penyediaan rumah bagi kepala suku ekonomi lemah, pelibatan Orang Asli Papua dalam program pemerintah, penguatan sektor pertanian dan peternakan, serta penyaluran dana Otsus yang tepat sasaran.
Rektor Universitas Cenderawasih menyatakan siap menyampaikan aspirasi tersebut ke pemerintah pusat dan berkolaborasi dalam program strategis. Ketua MRP Papua juga mendorong adanya regulasi untuk hak kepala suku, pemerataan hasil Freeport, dan program bimbingan belajar untuk mempersiapkan generasi muda Papua masuk TNI/Polri.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, foto bersama, dan makan siang, mencerminkan semangat persatuan dan kolaborasi semua pihak untuk membangun Papua yang sehat, mandiri, dan sejahtera. [Red]









