InfoMatoa, (Sorong) | Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Papua Barat Daya terus memaksimalkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait manfaat Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Selain itu, langkah ini bertujuan memastikan masyarakat di seluruh wilayah benar-benar memanfaatkan program strategis nasional tersebut.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes P2KB Papua Barat Daya, Jan Pieter Kambu, di Sorong, Rabu (5/11), menjelaskan bahwa Program CKG termasuk bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Tim P2KB merancang program ini untuk menjaga sekaligus meningkatkan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
“Kita ingin masyarakat paham dan tahu tentang program strategis ini supaya bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujar Jan Pieter.
Ia menambahkan, tim P2KB secara aktif menyosialisasikan program ini melalui berbagai media. Mereka menggunakan media sosial, fasilitas puskesmas, media mainstream, serta mengadakan tatap muka langsung dengan masyarakat. Dengan pendekatan ini, Jan Pieter berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin.
“Karena kendala yang kita hadapi itu masyarakat minim informasi, kemudian kalau sehat disuruh periksa itu agak sulit,” ungkapnya.
Selain itu, Jan Pieter menegaskan implementasi Program CKG di Papua Barat Daya telah menunjukkan hasil positif. Berdasarkan evaluasi, tingkat partisipasi masyarakat terus meningkat di enam kabupaten/kota.
“Program ini sudah berjalan di setiap puskesmas yang tersebar di enam kabupaten/kota,” katanya.
Data P2KB mencatat Program CKG telah menjangkau 21.890 jiwa. Rinciannya, Kabupaten Sorong 6.153 jiwa, Kota Sorong 5.101 jiwa, Sorong Selatan 4.515 jiwa, Tambrauw 2.308 jiwa, Raja Ampat 2.181 jiwa, dan Maybrat 1.632 jiwa.
Lebih lanjut, Jan Pieter mengimbau seluruh Dinas Kesehatan kabupaten/kota agar terus aktif memberikan edukasi kepada masyarakat. Tujuannya supaya masyarakat tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan gratis ini.
“Program ini untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga. Kami berharap setiap daerah bisa terus aktif mengedukasi warganya agar manfaat program ini benar-benar dirasakan,” ujarnya.
Jan Pieter berharap Program cek kesehatan gratis dapat membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan dini. Selain itu, program ini memperkuat fondasi pelayanan kesehatan sehingga tercipta masyarakat yang lebih sehat di Tanah Papua. [Red]









