InfoMatoa, (Tambrauw) | Pemerintah Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, tengah melakukan pendataan ulang terhadap seluruh kelompok tani yang tersebar di wilayahnya. Langkah ini dilakukan guna memperkuat pembangunan sektor pertanian berbasis data yang akurat dan terintegrasi.
Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Tambrauw, Yulianus Semunya, menjelaskan bahwa proses pendataan dimulai dari Distrik Selemkai di wilayah barat hingga Distrik Kasi di bagian timur Tambrauw. Seluruh kelompok tani aktif yang sudah terdaftar akan diverifikasi kembali secara menyeluruh.
“Pendataan ini tidak sekadar administratif, tapi menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pertanian yang inklusif, produktif, dan mandiri. Ini bagian dari upaya kami mewujudkan kesejahteraan petani,” ujar Yulianus, Senin (28/7).
Ia menyebutkan, salah satu tujuan utama pendataan adalah untuk mengintegrasikan data kelompok tani ke dalam Sistem Informasi Penyuluh Pertanian (Simluhtan), sebuah platform nasional milik Kementerian Pertanian. Dengan integrasi ini, kelompok tani akan memiliki legalitas lebih kuat melalui pengesahan resmi dari Bupati Tambrauw.
Yulianus menegaskan, data yang valid akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan pembangunan pertanian ke depan. Hal ini mencakup penyaluran bantuan tepat sasaran, program pelatihan, hingga pemantauan progres kelompok tani.
“Data yang terstruktur juga akan membuka akses lebih luas bagi petani terhadap teknologi pertanian terbaru, peluang kemitraan dengan lembaga keuangan, serta dukungan dari institusi riset dan pengembangan,” katanya.
Menurutnya, pendataan ini merupakan bagian dari langkah konkret pemerintah daerah dalam mewujudkan sistem pertanian modern dan terencana. Data kelompok tani menjadi pijakan penting dalam menyiapkan berbagai bentuk intervensi kebijakan seperti bantuan produksi, pembiayaan, pelatihan, maupun akses ke pasar.
Ia pun mengimbau agar seluruh kelompok tani, termasuk yang berada di wilayah terpencil, ikut ambil bagian dalam proses ini.
“Kita ingin semua kelompok tani terlibat, karena kunci kemajuan pertanian Tambrauw ada pada sinergi antara petani, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya.
[Red]









