InfoMatoa, (Jayawijaya) | Suasana hangat dan kekeluargaan mewarnai kegiatan Bakar Batu. Acara ini berlangsung di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Selasa (02/12). Masyarakat menggelar acara adat ini menyambut Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago (Menkopolkam) dan Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra (Kepala BIN).
Penyambutan dan Sambutan Pejabat
Kegiatan Bakar Batu berpusat di Lapangan Openg, Distrik Wesaput. Rombongan Menkopolkam dan Kepala BIN tiba di Bandara Wamena. Jajaran Forkopimda, tokoh adat, dan masyarakat setempat menyambut langsung mereka. Sejumlah pejabat tinggi TNI, Polri, dan pemerintah daerah juga hadir. Tokoh Majelis Rakyat Papua Pegunungan juga ikut serta.
Acara Bakar Batu dimulai dengan doa pembuka. Sambutan pertama diberi oleh Atenius Murip, Bupati Jayawijaya. Bupati menegaskan kunjungan ini bukti perhatian pemerintah pusat. Ia berharap kehadiran pejabat memperkuat stabilitas daerah. Kunjungan ini juga mendorong percepatan pembangunan. Kehadiran mereka harus menjawab tantangan sosial di wilayah pegunungan. Selanjutnya, Dr (HC) Jhon Tabo, Gubernur Papua Pegunungan, menyampaikan sambutan. Ia menilai kunjungan tersebut sebagai momentum bersejarah. Gubernur menyebut Menkopolkam baru pertama kali datang. Kedatangan ini sejak Papua Pegunungan resmi menjadi provinsi baru. Ini membawa harapan besar bagi pembangunan dan kesetaraan wilayah.
Prosesi Adat dan Peneguhan Komitmen
Puncak acara adalah prosesi adat pengangkatan. Tokoh adat, gubernur, dan Ketua Majelis Rakyat memimpinnya. Mereka mengangkat Jenderal (Purn) Djamari Chaniago dan Jenderal (Purn) Muhammad Herindra sebagai warga kehormatan. Dalam sambutannya, Menkopolkam berjanji mengemban amanah dengan sungguh-sungguh.
“Mulai hari ini, saya bagian dari masyarakat Papua Pegunungan. Kewajiban saya memikirkan dan memajukan daerah ini,” ujar Jenderal (Purn) Djamari. Masyarakat menyambutnya dengan sorak dan yel-yel.
Ia menegaskan pembangunan butuh keamanan yang terjaga. Ia mengajak masyarakat dan pemerintah daerah menjaga kedamaian. Tujuannya demi masa depan Papua Pegunungan yang lebih baik.
Pada kesempatan itu, Menkopolkam menyerahkan berbagai bantuan. Bantuan meliputi 40 ton beras dan beasiswa untuk 20 siswa. Ia juga memberi alat tulis bagi 500 pelajar. Ia menyerahkan bantuan perlengkapan olahraga kepada pemuda Jayawijaya.
Bantuan ini mendorong peningkatan kesejahteraan generasi muda setempat. Kunjungan Menkopolkam dan Kepala BIN ini juga menjadi titik awal kebijakan konkret. Tujuannya memperkuat konektivitas dan keamanan daerah serta mewujudkan percepatan pembangunan di wilayah pegunungan. [Red]









