InfoMatoa, (Lanny Jaya) | Untuk memperkuat ketahanan nasional sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kodim 1713/Lanny Jaya menggelar kegiatan pembinaan komunikasi sosial cegah tangkal radikalisme dan separatisme. Kegiatan ini berlangsung di Halaman Kantor Koramil 1713-01/Tiom, Jalan Raya Bokon–Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, pada Jumat (7/11).
Sinergi TNI dan Masyarakat Jaga Persatuan
Kegiatan dengan tema “Pembinaan Komunikasi Sosial yang Adaptif dan Sinergi dalam Upaya Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme Guna Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa” itu dipimpin langsung oleh Kapten Inf Slamet Yulianto, Pasi Ops Kodim 1713/Lanny Jaya. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya TNI memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Selain itu, ia menegaskan bahwa komunikasi sosial menjadi kunci dalam membangun kesadaran kolektif menjaga NKRI.
Kemudian, Lettu Inf Kalep Gombo (Danramil 1713-01/Tiom), tokoh masyarakat Ami Kogoya dari Kampung Yokobak, dan Danius Yigibalom dari Kampung Gumagame turut hadir bersama sejumlah warga Lanny Jaya. Antusiasme mereka mencerminkan dukungan kuat terhadap upaya mempererat persatuan dan menjaga keamanan daerah.
Perkuat Wawasan Kebangsaan di Tanah Papua
Dalam arahannya, Kapten Inf Slamet Yulianto menegaskan pentingnya kewaspadaan dini terhadap potensi munculnya paham radikal dan separatis di tengah masyarakat.
“Kita sebagai warga negara yang cinta tanah air harus bisa mengantisipasi sejak dini gerakan radikalisme dan separatisme yang dapat memecah belah bangsa. Kedua paham ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh komponen masyarakat.” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa paham radikal biasanya tampak dari sikap intoleran, fanatik, dan eksklusif. Paham tersebut juga sering disertai kecenderungan menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh serta terus menjaga semangat persatuan di bawah bingkai NKRI.
Selanjutnya, Kapten Slamet mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga stabilitas daerah. Ia menekankan pentingnya kerja sama dengan aparat keamanan ketika menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan wilayah.
“Saya berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat bisa ikut memberi pemahaman kepada saudara-saudara kita agar kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. Mari bersama menjaga Lanny Jaya tetap aman dan damai.” ujarnya.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah dan doa bersama yang mencerminkan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Melalui momentum ini, hubungan antara aparat dan warga semakin erat, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kedamaian di Tanah Papua.
Melalui kegiatan tersebut, Kodim 1713/Lanny Jaya menegaskan komitmennya memperkuat komunikasi sosial yang adaptif dan sinergis. Langkah nyata ini menjadi wujud tekad TNI dalam menjaga persatuan, kedamaian, dan keutuhan NKRI di Tanah Papua. [Red]









