InfoMatoa, (Jayawijaya) | Realisasi anggaran Dinas Pendidikan Jayawijaya masih rendah. Komisi C DPRK Jayawijaya meminta percepatan agar dana pendidikan dapat terserap maksimal. Hingga Oktober 2025, realisasi baru mencapai 30 persen dari total Rp318 miliar.
Ketua Komisi C DPRK Jayawijaya, Agus Logo, mengatakan Dinas Pendidikan memiliki anggaran besar. Karena itu, penggunaan dana harus dilakukan dengan cepat dan tepat. Ia menegaskan perlunya langkah nyata agar pelaksanaan program sesuai target.
“Awalnya anggaran Dinas Pendidikan sebesar Rp307 miliar. Setelah perubahan bertambah Rp11 miliar menjadi Rp318 miliar lebih. Kami ingin memastikan dana itu terserap sesuai rencana,” ujar Agus.
Agus menjelaskan, sebagian besar kegiatan sudah berjalan, tetapi pencairan dari BPKAD belum tuntas. DPRK meminta agar pencairan dipercepat supaya kegiatan pendidikan tidak tertunda.
“Kegiatannya sudah dilakukan, tetapi pencairannya belum. Kami minta BPKAD mempercepat proses itu,” tambahnya.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Jayawijaya, Kaleb Asso, mengatakan pembagian Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang terlambat menjadi penyebab utama. Menurutnya, kondisi ini membuat pelaksanaan kegiatan baru berjalan sebagian.
“Kami baru menerima DPA pada Agustus. Bulan berikutnya langsung masuk masa perubahan, jadi pelaksanaannya belum maksimal,” ujar Kaleb.
Sebagian besar anggaran yang belum terserap berasal dari belanja modal. Dinas Pendidikan akan mempercepat pelaksanaan kegiatan setelah DPA perubahan diterima.
“Kami akan mengawal kegiatan fisik agar serapan anggaran meningkat,” jelas Kaleb.
Komisi C DPRK Jayawijaya berharap setiap dinas, termasuk Dinas Pendidikan, dapat mengoptimalkan penggunaan anggaran sesuai rencana kerja. Pemerintah daerah juga diimbau mempercepat proses administrasi pencairan agar kegiatan pendidikan berjalan lancar.
Selain itu, DPRK berencana mengadakan rapat evaluasi lanjutan untuk memastikan serapan anggaran pendidikan meningkat sebelum akhir tahun. Langkah ini diambil untuk mendorong efektivitas pengelolaan dana publik dan mendukung peningkatan mutu pendidikan di Papua Pegunungan.
Baca juga: Pemkab Jayawijaya Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan Daerah
Sumber: https://jayawijayakab.go.id
[Red]









