Festival Sagu 2025 di Asmat Angkat Kearifan Leluhur dan Kemandirian Ekonomi

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 08:48 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Asmat) | Dikutip dari KBRN Asmat, semangat pelestarian budaya lokal kembali menggema di Tanah Asmat. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Asmat resmi membuka Festival Sagu 2025 di Gedung Pusat Pastoral Keuskupan Agats, Senin (3/11). Mengusung tema “Sagu dari Warisan Leluhur, Menuju Kemandirian Ekonomi,” festival ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali nilai budaya, solidaritas, dan potensi ekonomi masyarakat Asmat.

Wakil Bupati Asmat, Yoel Manggaprouw, S.Th., hadir membuka kegiatan dan menegaskan pentingnya sagu bagi kehidupan masyarakat Asmat. Ia menyebut sagu bukan sekadar bahan pangan, melainkan simbol jati diri dan semangat kebersamaan masyarakat pesisir selatan Papua.

Sagu adalah sumber kehidupan dan lambang persatuan. Dari sagu, kita diajarkan untuk bekerja bersama, menjaga alam, dan menghargai warisan nenek moyang.” ujar Yoel.

Dalam sambutannya, Yoel mengingatkan bahwa pemaknaan Festival Sagu harus adalah sebagai sarana belajar dan refleksi bagi masyarakat Asmat. Ia menilai, pelestarian budaya tidak hanya tentang mempertahankan tradisi, tetapi juga bagaimana warisan itu memberi manfaat ekonomi bagi generasi masa kini.

Festival ini bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga bentuk tanggung jawab kita menjaga jati diri dan menjadikannya sumber kesejahteraan.” katanya.

Yoel juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda. Ia menekankan agar pemuda  untuk menyadari potensi ekonomi sagu dan mengelolanya secara kreatif serta berkelanjutan.

Kita ingin anak-anak muda mencintai sagu, mengolahnya, dan menjadikannya produk yang membanggakan Asmat.” tambahnya.

Melalui Festival Sagu 2025, Pemerintah Kabupaten Asmat berharap nilai-nilai gotong royong dan cinta tanah air semakin kuat. Tradisi ini bukan hanya pelestarian budaya, tetapi juga langkah konkret menuju kemandirian ekonomi masyarakat Asmat yang bersumber dari kearifan lokal mereka sendiri. [Red]

Baca Juga :  Wakil Ketua BPK dan Bupati Merauke Tinjau Langsung Proyek Food Estate di Wanam

BERITA LAINNYA

Polres Mappi Perkuat Tata Kelola Anggaran Lewat Sosialisasi DIPA 2026
Raker Perdana KPPS 2025–2030 Dibuka, Pemuda Papua Selatan Didorong Jadi Motor Pembangunan
Stok Bapokting di Merauke Cukup, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan Harga
Kasad Pimpin Natal Bersama TNI-Polri 2026, Tekankan Perdamaian dan Pengabdian untuk Bangsa
Mentan Pimpin Rakor Serapan Gabah 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Swasembada Pangan
DPRD Merauke Minta Reklamasi Pantai Lampu Satu Dikaji Menyeluruh Libatkan Tokoh Adat
PT ACP Umumkan Rencana Penanaman Baru Sawit di Merauke Mulai 2026
Prosesi Adat Pencabutan Salib Digelar, Pembangunan PSN di Wanam Kembali Berjalan
Berita ini 7 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:41 WIT

Polres Mappi Perkuat Tata Kelola Anggaran Lewat Sosialisasi DIPA 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:38 WIT

Raker Perdana KPPS 2025–2030 Dibuka, Pemuda Papua Selatan Didorong Jadi Motor Pembangunan

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:08 WIT

Stok Bapokting di Merauke Cukup, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan Harga

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:07 WIT

Kasad Pimpin Natal Bersama TNI-Polri 2026, Tekankan Perdamaian dan Pengabdian untuk Bangsa

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:50 WIT

Mentan Pimpin Rakor Serapan Gabah 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!