InfoMatoa, (Merauke) | ASN, TNI, Polri, dan masyarakat Merauke menggelar Perayaan Natal Bersama. Acara khidmat ini berlangsung di GOR Hiad Sai pada Minggu (4/1).
Perayaan Natal tahun ini mengusung sebuah tema yang sangat mendalam. Tema tersebut mengajak keluarga Kristiani menjadi saluran kasih dan kehadiran Allah. Selain itu, umat diharapkan melaksanakan karya penyelamatan-Nya bagi sesama manusia.
Bupati Merauke Yoseph Bladit Gebze menghadiri kegiatan tersebut secara langsung. Hadir pula Sekda Merauke Jeremias Paulus Ruben Ndiken dan Uskup Agung Petrus Canisius Mandagi MSC. Ketua DPRD Merauke Septian Nugraha serta jajaran Forkopimda juga turut hadir.
Panitia membuka rangkaian acara dengan pembacaan ayat suci. Setelah itu, umat mengikuti sesi puji-pujian dan bacaan Injil. Uskup Petrus Canisius Mandagi memberikan pemberkatan serta menyampaikan khotbah Natal. Beliau menekankan makna kelahiran Yesus Kristus sebagai wujud kasih Allah. Kelahiran tersebut membawa pengharapan dan keselamatan bagi seluruh umat.
Bupati Yoseph Bladit Gebze menyampaikan pesan penting dalam sambutannya. Ia menyebut Natal sebagai momentum untuk memperkuat iman dan persaudaraan.
“Semua yang kita alami bukan karena kuat dan hebat kita, tetapi karena kehadiran Yesus Kristus yang membawa terang bagi dunia,” ujar Yoseph.
Ia menegaskan bahwa Natal selalu membawa sukacita dan kedamaian bagi semua orang. Selain itu, momen ini mendorong manusia untuk hidup lebih berguna bagi sesama.
“Saya berharap kita semua tetap kompak, menjaga kebersamaan, dan melaksanakan tugas serta tanggung jawab dengan penuh kasih,” tambahnya.
Perayaan ini bertujuan mempererat sinergitas antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. Langkah ini juga memperkuat nilai toleransi dan kerukunan beragama di Merauke. Pemerintah Kabupaten Merauke berharap masyarakat menerapkan nilai-nilai Natal dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut bertujuan menciptakan suasana damai dan harmonis dalam pelayanan publik. [Red]









