InfoMatoa, (Merauke) | Pemerintah Provinsi Papua Selatan bekerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI menggelar Rapat Evaluasi Program dan Kegiatan Pembangunan Perumahan di Ruang Rapat Kantor Gubernur, Jalan Trikora, Kabupaten Merauke. Drs. Agustinus Joko Guritno, M.Si. (Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Papua Selatan) memimpin rapat yang dihadiri perwakilan pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan terkait. Rapat ini meninjau pelaksanaan program pembangunan perumahan serta menyusun strategi percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Papua Selatan. (31/10)
Sinergi Antarinstansi
Selain itu, perwakilan Kementerian PKP RI, Rd. An An Andri Hikmat dan Yunianto Rahadi Utomo, menekankan pentingnya sinergi antarinstansi untuk mempercepat program perumahan rakyat. Mereka mengevaluasi pelaksanaan anggaran, membahas implementasi kebijakan pembebasan retribusi dan BPHTB, serta mensosialisasikan regulasi terbaru, termasuk Permen PKP Nomor 10 Tahun 2025 tentang bantuan pembangunan perumahan. Selanjutnya, mereka memperkenalkan aplikasi Sistem Bantuan Perumahan (SIBARU) untuk mempermudah pengusulan dan penyaluran bantuan.
Target Nasional dan Dukungan Daerah
Rapat menyoroti target nasional menyediakan tiga juta rumah per tahun. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu aktif mendukung program ini melalui optimalisasi FLPP dan BLPP agar masyarakat Papua Selatan dapat mengakses pembiayaan perumahan yang layak dan terjangkau. Namun, rapat juga mencatat tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, akurasi data MBR, dan perlunya peta jalan implementasi yang jelas. Karena itu, Provinsi Papua Selatan membentuk tim koordinasi lintas sektor untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dan pihak swasta.
Komitmen Pemerintah
Selanjutnya, pemerintah daerah menegaskan dukungan penuh terhadap kebijakan nasional untuk menurunkan backlog perumahan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan koordinasi intensif, sinkronisasi data, serta keterlibatan berbagai pihak, mereka berharap pembangunan sektor perumahan berjalan efektif, adil, dan berkelanjutan. Akhirnya, langkah ini diharapkan mewujudkan Papua Selatan yang sejahtera. [Red]









