InfoMatoa, (Biak Numfor) | Pemerintah Kabupaten Biak Numfor membuka Festival Budaya Biak (FBB) Tahun 2025 pada Sabtu malam (18/10) di Lapangan Cenderawasih, Kelurahan Mandala, Distrik Biak Kota. Kegiatan yang berlangsung meriah itu mengusung tema “Merawat Budaya dan Membangun Karakter.” Festival ini menjadi wadah penting untuk meneguhkan identitas budaya sekaligus memperkuat karakter generasi muda di Biak Numfor.
Semangat Kebangkitan Budaya Lokal
Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra memimpin langsung pembukaan festival yang disaksikan sekitar 1.000 warga. Selain masyarakat, hadir pula Komjen Pol Makhruzi Rahman, Irjen Pol Edwin Marianto, dan Wakil Gubernur Papua Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen. Penyelenggara membuka acara dengan menampilkan paduan suara, tarian daerah, dan penabuhan sembilan tifa sebagai simbol pembukaan festival budaya terbesar di Biak.
“Festival ini adalah manifestasi dari semangat kita dalam melestarikan kebudayaan, membentuk karakter masyarakat, dan mempromosikan Biak Numfor ke dunia internasional.” ujar Bupati Markus Mansnembra.
Ia menegaskan bahwa Festival Budaya Biak bukan sekadar acara seremonial, melainkan tonggak kebangkitan budaya daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memperluas konektivitas udara dan mendorong peningkatan status Bandara Frans Kaisiepo menjadi bandara internasional.
“Kami ingin wisatawan dari berbagai bangsa datang ke Biak menikmati kekayaan budaya dan keindahan alam kita. Itulah kerinduan orang Biak.” tambahnya.
Dukungan Pemerintah Provinsi Papua
Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen menilai bahwa Festival Budaya Biak menjadi bukti komitmen masyarakat dalam menjaga warisan budaya leluhur. Lebih dari itu, kegiatan ini memperkuat semangat generasi muda agar bangga terhadap identitas Papua.
“Budaya adalah pondasi yang membentuk generasi muda yang berkarakter dan bangga menjadi bagian dari Tanah Papua.” katanya.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Papua terus mendukung pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal. Selain meningkatkan perekonomian daerah, langkah ini juga menjaga nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur.
Momentum Hari Kebudayaan Biak
Melalui festival ini, Pemkab Biak Numfor menetapkan 17 Oktober sebagai Hari Kabupaten Wisata Budaya Biak Numfor, bertepatan dengan Hari Kebudayaan Nasional dan ulang tahun Presiden RI Prabowo Subianto.
Festival Budaya Biak 2025 menandai semangat baru masyarakat Biak untuk terus merawat budaya sebagai kunci pembangunan karakter, persatuan, dan kemajuan Papua. [Red]









